Ramai Isu Pertalite Lebih Boros Seusai Harganya Naik, Ini Penjelasan Pertamina

Ramai Isu Pertalite Lebih Boros Seusai Harganya Naik, Ini Penjelasan Pertamina
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting menegaskan tidak ada perubahan spesifikasi pada produk Pertalite (RON 90). Ilustrasi Foto: dokumen JPNN.Com

jpnn.com, JAKARTA - Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting menegaskan tidak ada perubahan spesifikasi pada produk Pertalite (RON 90) yang sedang ramai belakangan ini.

Sebab, Pertamina telah menjamin seluruh produk BBM yang disalurkan melalui lembaga penyalur resmi seperti SPBU dan Pertashop sesuai dengan spesifikasi dan pengawasan kualitas yang ketat. 

Menurut Irto, produk BBM yang tidak sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan tidak akan disalurkan ke masyarakat.

Baca Juga:

"Pertamina berkomitmen menyalurkan produk-produk BBM berkualitas sesuai dengan spesifikasi. Melalui kontrol kualitas, produk yang tidak sesuai spesifikasi tidak akan disalurkan ke lembaga penyalur,” ujar Irto, Kamis (22/9).

Adapun standar dan mutu BBM Pertalite yang dipasarkan melalui lembaga penyalur resmi di Indonesia sesuai dengan Keputusan Dirjen Migas Nomor 0486.K/10/DJM.S/2017 tentang Standar dan Mutu (Spesifikasi) Bahan Bakar Minyak Jenis Bensin 90 Yang Dipasarkan Di Dalam Negeri.

Irto mejelaskan penguapan dapat berubah dengan cepat jika temperatur penyimpanan meningkat bukan adanya perubahan spesifikasi pada Pertalite.

“Secara spesifikasi, batasan maksimum untuk penguapan Pertalite ialah 10 persen, dibatasi maksimal 74 derajat Celcius. Secara umum produk Pertalite ada di suhu 50 derajat Celcius. Artinya, pada saat temperatur 50 derajat Celcius, Pertalite sudah bisa menguap hingga 10 persen,” kata Irto.

Untuk itu, Irto mengimbau agar konsumen melakukan pembelian BBM di lembaga penyalur resmi, seperti SPBU dan Pertashop, agar produk BBM yang didapatkan terjamin kualitas dan keamanannya.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting menegaskan tidak ada perubahan spesifikasi pada produk Pertalite (RON 90).

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News