Rapid Test di Petamburan Sepi Peminat, Anak Buah Prabowo Bilang Begini

Rapid Test di Petamburan Sepi Peminat, Anak Buah Prabowo Bilang Begini
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (23/11). Foto: Ricardo/JPNN

Sementara itu, kata Ariza, masyarakat yang merasakan gejala COVID-19 diminta segera melapor ke fasilitas kesehatan (faskes) terdekat. Nantinya mereka akan dilaksanakan tes usap atau swab test untuk memastikan potensi COVID-19.

"Jangan menunggu satu dua hari, segera ambil langkah konkret dengan mendatangi puskesmas. Kami dengan senang hati membantu," tutur dia.

Sebagai informasi, klaster penularan COVID-19 muncul setelah rentetan acara yang dihadiri Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab, setelah tiba di Indonesia pada 10 November 2020.

Hal itu diketahui setelah jajaran Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melakukan pelacakan masif dari acara yang dihadiri Habib Rizieq.

Mengacu data Kemenkes hingga 19 November, sebanyak 50 kasus pasien positif COVID-19 teridentifikasi setelah acara Maulid Nabi Muhammad SAW di Tebet, Jakarta Selatan, pada 13 November 2020.

Sementara itu, sebanyak 30 kasus positif COVID-19 teridentifikasi setelah acara pernikahan putri Habib Rizieq dan Maulid Nabi Muhammad SAW di Petamburan, Jakarta Pusat, pada 14 November 2020.

Di Petamburan sebanyak 30 kasus. Sementara di Megamendung terdapat 15 sedang menunggu hasil pemeriksaan.

Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab diketahui menghadiri acara di Tebet, Petamburan, hingga Megamendung.

Klaster penularan COVID-19 muncul setelah rentetan acara yang dihadiri Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News