JPNN.com

Ratusan Orang Protes Kezaliman Zionis Terhadap Warga Palestina saat Salat Iduladha

Kamis, 15 Agustus 2019 – 06:17 WIB Ratusan Orang Protes Kezaliman Zionis Terhadap Warga Palestina saat Salat Iduladha - JPNN.com

jpnn.com, LAMPUNG - Ratusan orang dari berbagai organisasi keislaman di Lampung menggelar aksi Al-Aqsha Haqquna di Tugu Adipura Bandarlampung mengecam serangan yang dilakukan Zionis kepada kaum muslim Palestina saat melaksanakan salat Iduladha pada (11/8) lalu.

"Aksi ini sebagai kepedulian kita kepada muslimin Palestina yang mendapatkan serangan membabi buta oleh Zionis, sekaligus mengecam tindakan yang tidak berperikemanusiaan," kata Ketua Pemuda Jemaah Muslimin Lampung, M. Waliyullah, di Bandarlampung.

BACA JUGA : Astagfirullah... Rezim Zionis Larang Penduduk Palestina Masuk Masjid al-Aqsa

Menurut dia, sudah waktunya mengingatkan kaum muslim baik di dunia dan khususnya Indonesia bahwa Al-Aqsha dan Palestina adalah salah satu bagian terpenting dalam sejarah umat Islam. Pasalnya, kaum muslimin sering sekali lupa akan hal ini.

Sudah waktunya, kata dia, semua Muslimin bersatu untuk membebaskan dan menghentikan tindak kekerasan Zionis di tanah suci Palestina.

Upaya-upaya membebaskan Al-Aqsha sudah dilakukan pihaknya dan berbagai organisasi keislaman di Indonesia dengan menggelar aksi damai mengecam Zionis yang semena-mena terhadap orang-orang Palestina dan juga diplomasi melalui pemerintah.

"Aksi-aksi seperti ini akan terus dilakukan sampai Palestina benar-benar terbebaskan," katanya lagi.

BACA JUGA : Terungkap, Donald Trump Tak Mau Palestina Merdeka

Waliyullah itu berharap dengan aksi ini akan banyak masyarakat, LSM, dan organisasi lainnya memiliki kesadaran untuk bersama-masa ikut memperjuangkan dan menyuarakan perjuangan Islam.

Aksi damai Al-Aqsha Haqquna tersebut diikuti oleh Jemaah Muslim Hizbullah Lampung, forum komunikasi mahasiswa Hizbullah, Aqhsa Working Group Lampung, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah Tinggi Shuffah Al-Qur’an Abdullah Bin Mas’ud (STSQABM), dan ukhuwah al-fatah rescue.(ANT/jpnn)

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...