JPNN.com

Rekapitulasi Suara Pilkada Kota Makassar, Ada Pemukulan?

Sabtu, 07 Juli 2018 – 08:05 WIB Rekapitulasi Suara Pilkada Kota Makassar, Ada Pemukulan? - JPNN.com

jpnn.com, MAKASSAR - Rekapitulasi penghitungan suara Pilkada Kota Makassar di Hotel Maxone, Jl Taman Makam Pahlawan, Makassar, Jumat (6/7), berlangsung panas. Rekapitulasi dilanjutkan pukul 11.37 wita, setelah sebelumnya diskorsing pukul 01.50 Wita.

Saat pleno berlanjut, KPU mulai membuka kotak suara Kecamatan Manggala, kegaduhan muncul. Panwascam Sangkarrang Rusli ditegur oleh Sekretaris KPU Makassar Sabri.

Saat ini, Rusli berada di belakang operator KPU. Hal itu memancing perhatian peserta pleno, terutama termasuk saksi pasangan calon wali kota-wakil wali kota Makassar, Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika Dewi (Appi-Cicu), Busrahnuddin Baso Tika dan Rahman Pina.

"Kamu siapa, kamu kenapa ada di situ. Pimpinan sidang dari kemarin kami sudah meminta untuk panwascam tidak usah ada di forum, kecuali wilayahnya yang direkap," teriak Rahman Pina melalui pengeras suara.

Rusli digiring pihak pengamanan keluar dari forum, sehingga pleno pun ditunda untuk melaksanakan salat Jumat.

Kepada FAJAR (Jawa Pos Group), Rusli mengaku dipukul. Dia lalu menuju ke RS Labuang Baji untuk berobat sekaligus melakukan visum. Selanjutnya melaporkan insiden yang dialaminya ke Gakkumdu Sulsel.

Rusli mengaku diperintahkan mengawasi operator. "Sesuai dengan intruksi pengawasan ketua panwas kota, maka kami dari Kecamatan Sangkarrang bersama Panwascam Mamajang berada di dekat area operator untuk mengawasi hal itu," katanya.

Setelah skorsing dicabut kembali, kegaduhan terjadi lagi. Pemicunya, saksi, komisoner KPU, dan anggota Panwaslu berdebat soal keberadaan panwascam.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...