JPNN.com

Remaja 14 Tahun Tewas di Tempat, Saepudin dan Istrinya Terpental, Mengerikan

Selasa, 02 Juni 2020 – 00:13 WIB
Remaja 14 Tahun Tewas di Tempat, Saepudin dan Istrinya Terpental, Mengerikan - JPNN.com
Petugas Polsek Cibinong, Cianjur, mengamanan dua sepeda motor yang beradau banteng di Jalan Raya Cianjur-Cibinong, sehingga menyebabkkan seorang remaja tewas di tempat, Senin (1/6). Foto: Ahmad Fikri/Antara

jpnn.com, CIANJUR - Tabrakan maut terjadi di Jalan Raya Cianjur-Cibinong tepatnya di Desa Girijaya, Kecamatan Cibinong, Cianjur.

Remaja berusia 14 tahun warga Desa Pengapaan, Kecamatan Cibinong, tewas di tempat setelah sepeda motor merek Yamaha RX-King yang dikemudikannya beradu banteng dengan Honda Supra.

Kapolsek Cibinong AKP Ahmad Rifai mengatakan, peristiwa maut tersebut berawal ketika Saepudin (62) yang mengemudikan Honda Supra berboncengan dengan istrinya melaju dengan kecepatan sedang di Jalan Raya Cibinong-Cianjur, berusaha mendahului kendaraan yang ada di depannya.

"Saat Saepudin hendak mendahului mobil yang ada di depannya, dari arah berlawanan hal yang sama dilakukan Suryana (14) pengendara sepeda motor merek Yamaha RX-King. Jarak yang dekat dan kecepatan sepeda motor RX-King yang sangat kencang, membuat Saepudin tidak dapat menghindari tabrakan," kata Rifai, Senin (1/6).

Akibatnya, Saepudin dan istrinya terpental sejauh beberapa meter dengan luka di sekujur tubuhnya, sedangkan pengendara RX King yang juga terpental ke belakang mengalami luka parah di sekujur tubuhnya setelah menghantam aspal langsung meninggal di tempat.

Warga yang mendapati hal tersebut langsung berhamburan ke lokasi untuk membantu korban, petugas bersama warga membawa korban pasangan suami istri dan korban meninggal dunia ke puskesmas terdekat untuk mendapat pertolongan medis dan visum.

Korban yang mengalami luka berat pasangan suami istri warga Desa Karangsari Kecamatan Agrabinta, dirujuk ke RSUD Pagelaran guna mendapat pertolongan medis lebih intensif. Sedangkan jasad korban meninggal langsung dibawa pihak keluarga untuk dimakamkan.

"Hingga saat ini, kami masih menyelidiki secara pasti penyebab kecelakaan yang mengakibatkan korban meninggal. Untuk saksi masih menunggu penanganan medis, sedangkan saksi mata lainnya sudah dimintai keterangan," katanya. (antara/jpnn)

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...
rama