Remaja 18 Tahun Ini Sempat Kelabui Warga, Sebut Mayat Bayi Dalam Goni Bangkai Entok

Remaja 18 Tahun Ini Sempat Kelabui Warga, Sebut Mayat Bayi Dalam Goni Bangkai Entok
Ilustrasi remaja 18 tahun pembuang bayi di Asahan, Sumut ditangkap dan diborgol polisi. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, ASAHAN - Remaja berinisial FA, 18, yang tega membuang bayinya ke Sungai Sitio-tio Kabupaten Asahan, Sumatera Utara ternyata sempat mengelabui warga yang dimintanya untuk membuang bayinya.

Pelaku mengelabui dua orang warga inisial A dan Y yang disuruhnya untuk membuang bayi tersebut dengan mengatakan bahwa yang ada dalam karung goni tersebut bukan seorang bayi, tetapi bangkai entok atau itik. 

"Dia menyuruh tetangganya, namun dia tak bilang itu bayi, dia bilang itu entok yang sudah mati, karena bau jadi minta tolong dibuang," sebut Kasatreskrim Polres Asahan AKP Ramadhani kepada JPNN.com, Jumat (19/11). 

Kedua tetangga pelaku yang tidak curiga dengan pernyataan korban pun langsungnya pergi menaiki sepeda motor dan membuang bayi tersebut ke Sungai Sitio-tio. 

"Jadi tetangganya juga tidak tahu kalau itu bayi. Tetangganya naik sepeda motor, dibuangnya," sebutnya.

Pelaku mengaku tega membuang bayinya karena malu bayi tersebut merupakan hasil hubungan gelap pelaku dengan teman lelakinya.

"Dia malu melahirkan bayi hasil dari hubungan gelap dengan kekasihnya," katanya. 

Mantan Kapolsek Pulau Raja itu mengungkapkan pelaku sempat menyembunyikan anaknya di bawah kolong tempat tidur usai dilahirkan. 

Remaja berinisial FA, 18, yang tega membuang bayinya ke Sungai Sitio-tio Kabupaten Asahan, Sumatera Utara ternyata sempat mengelabui warga yang dimintanya untuk membuang bayinya.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News