Rencana Berulang Tahun di Puncak

Rencana Berulang Tahun di Puncak
Rencana Berulang Tahun di Puncak
KESEDIHAN terpancar dari salah satu rumah di Perumahan Villa Japos, Ciledug, Tangerang, Banten. Rumah itu adalah milik keluarga B. Sutopo, FOO (Flight Operation Officer) PT. NBA yang juga menjadi korban jatuhnya pesawat Cassa 212. Meski jenazah belum dipulangkan, keluarga sudah menyiapkan tenda dan bendera kuning tanda duka.

Rumah tersebut juga mulai ramai dikunjungi tetangga dan sanak famili. Jumlah mereka semakin banyak setelah tim SAR memastikan seluruh awak pesawat yang jatuh di Gunung Bahorok, Langkat, Sumatera Utara kemarin. Obrolan mereka tidak jauh-jauh dari sosok Sutopo. Mulai perilakunya, hingga kemungkinan meninggalnya ayah empat anak itu.

Saat Jawa Pos berbincang dengan anak kedua Sutopo yakni Diego Bagus, sayup terdengar perbincangan bagaimana Sutopo meninggal. Posisi seluruh korban yang tewas di tempat duduk membuat mereka terusik mencari tau lebih jauh. "Apa karena kekurangan oksigen ya, yang pasti gunung itu dingin banget," ujar salah satu keluarga.

Diego sendiri juga tidak habis pikir dengan lambatnya pola evakuasi. Menurutnya, jika semua dilakukan lebih cepat kemungkinan keluarganya masih hidup tetap tinggi. Apalagi, saat awal tim PT NBA melakukan pencarian sempat melihat kondisi pesawat yang utuh. "Seharusnya tidak seperti ini," katanya lemah.

KESEDIHAN terpancar dari salah satu rumah di Perumahan Villa Japos, Ciledug, Tangerang, Banten. Rumah itu adalah milik keluarga B. Sutopo, FOO (Flight

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News