Reuni Akbar 212 Disarankan Digelar Daring, Bisa Memakai Zoom

Reuni Akbar 212 Disarankan Digelar Daring, Bisa Memakai Zoom
Reuni Akbar 212 di Monas, Jakarta Pusat, Senin (1/12). Foto: Ricardo/JPNN.Com

Gerakan tersebut lahir ketika heboh kasus dugaan penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.(ast/jpnn)

Politikus PDIP Kapitra Ampera menyebut Reuni Akbar 212 seharusnya tidak perlu dilaksanakan secara tatap muka. Pasalnya, bangsa Indonesia masih berada pada situasi pandemi Covid-19.


Redaktur : Yessy
Reporter : Aristo Setiawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News