Ribuan Warga Blokir Ciledug

Ganti Rugi Lahan JORR W2 Mandek

Ribuan Warga Blokir Ciledug
Ribuan Warga Blokir Ciledug
CILEDUG - Sekitar seribu warga asal Petukangan Utara dan Petukangan Selatan, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, melakukan unjuk rasa meminta ganti rugi atas tanah yang akan dibangun untuk pembangunan jalan Jakarta Outer Ring Road (JORR) West II. Aksi unjuk rasa dilakukan di Jalan Raya Ciledug Raya, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, kemarin (29/11), sekitar pukul 07.00-08.30. Akibatnya, arus lalu lintas dari arah Ciledug-Kebayoran Lama macet total, begitupun arah sebaliknya.

Dalam aksinya sekitar seribu warga itu membawa puluhan spanduk, yang berisi tentang penolakan ganti rugi oleh Pemprov DKI dan pihak pengelola jalan tol yang hanya memberi ganti rugi Rp 920 ribu per meter persegi. Padahal, informasinya harga tanah di sana mencapai Rp 3-5 juta per meter persegi.

Menurut Ketua Paguyuban Warga Petukangan Selatan dan Petukangan Utara, Sofwan Sudirman (65), warga sangat mendukung atas pembangunan jalan tol itu, karena dapat mengurai kemacetan. Namun katanya, seharusnya Pemprov DKI dan pihak pengelola tol bermusyawarah terlebih dahulu dengan warga setempat sebelum menentukan nilai ganti rugi atas tanah dan bangunan.

"Selama ini kami belum diajak bermusyawarah tentang hal itu. Tiba-tiba sudah keluar SK ganti rugi sebesar Rp 920 ribu per meter persegi. Nilai ini sangat tidak layak bagi kami, karena tahun 2003 warga Ulujami, Pesanggrahan, yang terkena Tol JORR, mendapat ganti rugi Rp 3 juta per meter. Warga mengeluhkan atas hal ini," ujarnya pada wartawan.

CILEDUG - Sekitar seribu warga asal Petukangan Utara dan Petukangan Selatan, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, melakukan unjuk rasa meminta ganti rugi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News