Rosman Menjual Kerbau demi Berdakwah, Dikira Teroris, Diadang Masyarakat Pedalaman

Rosman Menjual Kerbau demi Berdakwah, Dikira Teroris, Diadang Masyarakat Pedalaman
Dai Mentawai binaan UPZ Baznas Semen Padang, Rosman. Foto: ANTARA/HO-Aspri

Pada akhir Januari 2021 Rosman gembira karena mendapat hadiah sebuah rumah sehingga ia tak lagi harus berpisah dengan anak dan istrinya.

Unit Pengumpul Zakat Baznas PT Semen Padang membangun 13 unit rumah bagi para dai binaan di Desa Bulasat termasuk salah satunya untuk Rosman.

Bagi Rosman, rumah tersebut ibarat menyatukan yang terpisah, karena ia kini bisa tinggal bersama keluarga.

"Tentunya dengan berkumpul bersama keluarga, maka saya akan semakin fokus dalam mensyiarkan Agama Islam, termasuk dalam memberikan bimbingan kepada mualaf yang ada di Desa Bulasat ini," kata Rosman.

Menurutnya bantuan rumah dari UPZ Baznas Semen Padang merupakan buah dari doa yang selalu diucapkannya ketika Shalat Tahajud.

Selama tinggal di Masjid Darus Salam, Rosman mengaku tak pernah berhenti untuk berdo'a kepada Allah SWT agar dirinya diberikan tempat tinggal.

"Alhamdulillah, doa saya setiap malam akhirnya dikabulkan Allah SWT melalui UPZ Baznas Semen Padang," ujarnya.

Tidak hanya rumah, Rosman juga memperoleh sepeda motor operasional untuk berdakwah.

Berikut ini kisah Rosman yang rela menjual kerbaunya dan uangnya untuk biaya selama berdakwah.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News