Ruang Tamu Saksi Bisu Perbuatan Arsyad dan Anak Majikan
Minggu, 21 Oktober 2018 – 15:07 WIB

Ilustrasi perbuatan asusila. Foto: AFP
“Memang selama di sini (Samarinda) pelaku tinggal serumah,” tambah Bunga.
Dia menjelaskan, ulah Arsyad terbongkar setelah orang tua Bulan mencurigai perut korban yang terus membesar.
“Diperiksakan ke dokter, ternyata ada janin bayi dalam perut Bulan,” ucap Bunga.
Ibu Bulan lantas melaporkan Arsyad ke pihak berwajib pada Agustus 2018.
Arsyad yang tahu dirinya dilaporkan ke polisi akhirnya kembali ke kampung halamannya.
Setelah itu Arsyad bertolak ke Muara Wahau, Kutai Timur, dan bekerja seperti tanpa beban.
Awal Oktober lalu, istri Arsyad menelepon pelaku. Dia meminta Arsyad bertanggung jawab.
Arsyad lantas kembali ke Samarinda. Saat itu dia mengaku sudah menikah dengan Bulan.
Bulan (11, bukan nama sebenarnya) harus menjalani masa kanak-kanak dengan getir karena ulah Arsyad.
BERITA TERKAIT
- Nasib Korban Pencabulan oleh Oknum Dokter Kandungan di Garut, Menyedihkan!
- Cabuli Murid, Pelatih Karate Terancam Denda 900 Gram Emas
- Begini Kondisi 7 Santri Korban Pencabulan di Tulungagung
- Pengakuan Guru Ngaji Cabuli Santri di Tulungagung Bikin Naik Pitam
- Oknum Guru Ngaji di Tulungagung Cabuli Santri
- Zenal Abidin Kecam Ulah Paman Perkosa 2 Keponakan di Bogor