Rudi HartonoTak Lagi Jadi Manusia Rantai

Rudi HartonoTak Lagi Jadi Manusia Rantai
Ilustrasi pasung

Dia datang langsung di Nagari Sikabu-kabu Tanjung Haro Padang Panjang, lantas membuka gembok dan rantai yang melilit kaki Rudi.

Setelah itu, Rudi dikirim ke Rumah Sakit Jiwa HB Sa'anin, Ulugadut, Padang.

Rudi bukanlah satu-satunya penderita gangguan jiwa yang dilepaskan Irfendi Arbi dari rantai. Masih ada belasan lainnya.

Di antaranya, Cemi, 17, dan Nina Oktavia, 23. Cemi adalah seorang remaja asal Jorong Sipatai, Nagari Taram, Kecamatan Harau.

Sementara itu, Nina merupakan ibu muda di Jorong Kubangbungkuak, Nagari Situjuah Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari.

''Tak sedikit uang yang kami habiskan untuk berobat ke dukun. Kalau dikumpulkan, uangnya mungkin sudah bisa digunakan untuk membeli tiga kerbau,'' kata Sudir, ayah kandung Nina.

Dia akhirnya pasrah dan nyaris merantai Nina.

Sebelumnya, Kepala Dinas Sosial Limapuluh Kota Husin Daruhan dan mantan Kepala Dinas Kesehatan dr Adel Nofiarman menyebutkan, selama 2016, ada belasan penderita gangguan jiwa yang dibebaskan dari pasungan dan diberi perhatian langsung oleh Bupati Irfendi.

JPNN.com-- Rudi Hartono akhirnya menikmati kebebasan.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News