Rumah Penjaga Indekos Mahasiswi yang Tewas Terkubur Kaki Terikat Digeledah, Polisi Sita Sejumlah Benda

Rumah Penjaga Indekos Mahasiswi yang Tewas Terkubur Kaki Terikat Digeledah, Polisi Sita Sejumlah Benda
Jasad Wina Mardiani, 20, mahasiswi Universitas Bengkulu dievakuasi warga. Foto: Antarabengkulu.com

Kelimanya dibawa untuk didengar keterangannya dalam rangka penyelidikan. Selain itu, saat olah TKP terlihat pemilik indekos tersebut mendatangi lokasi kejadian.

Namun sayangnya pemilik indekos tidak mau memberikan keterangan.

Sebelumnya, dari keterangan beberapa orang tetangga korban yang diwawancarai mengemukakan sejumlah kejanggalan dari peristiwa tewasnya Wina ini. Salah satu kejanggalan tersebut adalah menghilangnya penjaga indekos saat proses pencarian Wina berlangsung.

Adalah Sinta Alena tetangga sebelah kamar korban mengatakan, indekos tersebut dijaga oleh sepasang suami istri.

Kata Sinta istri penjaga indekos tersebut mendadak pulang kampung sekitar pukul 16.00 WIB atau satu jam sebelum jenazah Wina ditemukan di belakang indekos.

Istri penjaga indekos tersebut menitipkan kunci gerbang indekos kepada salah satu penghuni. Kata Sinta alasan istri penjaga indekos tersebut pulang kampung karena ibunya sedang kritis di rumah sakit. Sedangkan suaminya sudah meninggalkan indekos sejak sore kemarin, Sabtu (7/12).

"Penjaga kosan itu tinggal di bawah. Mereka suami istri dan punya anak satu. Saat kejadian mereka tidak ada lagi. Istri penjaga kosan saat orang sibuk mencari Wina di bawah sekitar jam 4 sore tadi dia pergi dan nitip kunci sama yang nunggu kamar ujung. Katanya dia mau pulang kampung karena orang tuanya kritis di rumah sakit. Kalau suaminya terakhir terlihat kemarin," jelas Sinta.(antara/jpnn)

Polisi membawa sejumlah benda dari rumah penjaga indekos Pondokan Reza, tempat tinggal Wina Mardiani, 20, mahasiswi yang diduga menjadi korban pembunuhan, Minggu (8/12) malam.


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News