Rusia Toleransi Rezim Assad

Rusia Toleransi Rezim Assad
Rusia Toleransi Rezim Assad
Sumber di kementerian luar negeri Rusia menyatakan bahwa Assad akan memberikan amnesti kepada seluruh tahanan politik dan menyatakan kesiapannya untuk melaksanakan pemilu akhir tahun ini. Janjinya untuk menghentikan represi militer terhadap demonstran adalah sinyal penting bahwa Assad berniat untuk melakukan perubahan.

Sebelumnya (17/8), rezim Syria mulai mengambil langkah moderat dalam merespons tekanan internasional. Presiden Bashar al Assad menyatakan kepada Sekjen PBB Ban Ki-moon bahwa, serangan militer terhadap para demonstran sudah dihentikan dan dia siap untuk melakukan dialog.

Pernyataan tersebut terlontar saat Ban berbicara kepada Assad melalui telepon sebelum pertemuan darurat Dewan Keamanan PBB. Pertemuan tersebut dilakukan untuk membahas apakah tindakan kekerasan militer Syria merupakan kejahatan terhadap kemanusian dan akan membawa kasus tersebut ke pengadilan internasional.

Sekjen PBB memperingatkan Assad terkait sejumlah laporan yang menyebutkan, rezim Syria terus melanjutkan pelanggaran terhadap hak asasi manusia dan meluasnya penggunaan kekuatan militer dalam menghadapi demonstran.

MOSKOW - Desakan negara-negara Barat agar Presiden Syria Bashar al Assad mundur, tak mendapat dukungan dari sekutu dekatnya Rusia. Moskow justru

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News