Sahabat Ciliwung Minta Ecoton Bergabung Bersihkan Sungai Ketimbang Somasi Pemerintah

Sahabat Ciliwung Minta Ecoton Bergabung Bersihkan Sungai Ketimbang Somasi Pemerintah
Koordinator Sahabat Ciliwung Depok, Hidayat Al Ramdani di Sungai Ciliwung. Foto: Dhika Rahardjo/JPNN

jpnn.com, DEPOK - Sahabat Ciliwung Depok, Jabar keberatan dengan  pernyataan Ecological Observation and Wetlands Conservation (Ecoton) terkait kondisi Sungai Ciliwung.

Pasalnya, Ecoton menyebut Sungai Ciliwung tercemar berat dan tidak ada atensi dari pemerintah pusat dan kabupaten/kota. 

Diketahui, Ecoton telah melayangkan somasi terhadap Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi), Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pada 24 Mei 2022 karena ada pencemaran di Sungai Ciliwung

“Kami keberatan dengan pernyataan yang disampaikan pihak Ecoton dan muncul di sejumlah media baru-baru ini,” kata Koordinator Sahabat Ciliwung Depok, Hidayat Al Ramdani di Jakarta

Dayat, sapaan karibnya, pernyataan Ecoton tidak sejalan dengan sejumlah perubahan yang terjadi di Sungai Ciliwung saat ini.

Dia menegaskan pegiat dan komunitas di Ciliwung, baik mulai dari hulu (Kota Bogor dan Kabupaten Bogor), tengah (Depok) dan hilir (DKI Jakarta) melihat di lapangan sudah banyak perubahan dan perkembangan yang baik di Ciliwung.

“Kami melihat dari indikator hewan biotik, seperti anggang-anggang dan udang biru yang ditemukan teman-teman di Lenteng Agung, itu mengindikasikan bahwa kualitas air mulai membaik,” sambung Dayat.

Dayat menambahkan saat ini dia bersama komunitas lingkungan juga terus berupaya mengubah mindset masyarakat bahwa Ciliwung bukan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) terpanjang.

Sahabat Ciliwung menyayangkan Ecoton tidak melihat langsung perjuangan komunitas dan pegiat lingkungan yang berusaha membenahi Sungai Ciliwung bertahun-tahun.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News