Sakit Hati Diputusin, Pemuda Ini Aniaya Mantan Pacar hingga Tersungkur

Sakit Hati Diputusin, Pemuda Ini Aniaya Mantan Pacar hingga Tersungkur
Sakit Hati Diputusin, Pemuda Ini Aniaya Mantan Pacar hingga Tersungkur

jpnn.com - PANGKALANKERINCI - Sakit hati lantaran diputuskan kekasihnya, AS jadi gelap mata. Warga Jalan Linkar, Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan ini nekat menganiaya sang kekasih, SA hingga tersungkur dari sepeda motor, Senin (4/1) sekitar pukul 07.00 WIB.

Akibat perbuatannya, gadis remaja berusia 16 tahun yang tercatat sebagai siswi salah satu SMA di Pangkalan Kerinci tersebut mengalami luka-luka. Sehingga malapor ke pihak kepolisian.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Akasia, tepatnya depan Jars Cafe, Pangkalan Kerinci. Mulanya, korban pergi sekolah bersama saudaranya dengan mengendarai sepeda motor. Kala itu korban duduk di belakang.

Dalam perjalanan, tiba-tiba sepeda motor yang diboncenginya dipepet AS. Sakit hati melihat mantan pacarnya diboncengi orang lain, AS berang. Ia langsung menghampiri dan menendang sepeda motor korban.

Seketika sepeda motor korban oleng hingga terjatuh. Sehinga SA mengalami luka memar di bagian tangan kanan. Bukannya menolong, AS langsung melarikan diri. Tak senang diperlakukan seperti itu, korban menghubungi orangtuanya. 

Lalu, ia dibawa ke rumah sakit. Usai mendapat perawatan medis, korban melapor ke Polres Pelalawan untuk membuat pengaduan. 
Menindaklanjuti laporannya, personel Unit Perlindungan Anak dan Perempuan (PPA) Sat Reskrim Polres Pelalawan melacak keberadaan si pelaku. 

Sayang, saat hendak ditangkap di rumah orangtuanya, pelaku sudah keburu kabur.

Paur Humas Polres Pelalawan, Ipda M Sijabat, membenarkan adanya laporan kasus penganiayaan anak di bawah umur tersebut. “Pelaku kini sedang diselidiki keberadaanya,” ujarnya. (MXQ/ray)


PANGKALANKERINCI - Sakit hati lantaran diputuskan kekasihnya, AS jadi gelap mata. Warga Jalan Linkar, Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan ini


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News