JPNN.com

Sambangi Sirkuit Mandalika, Ketua DPD LaNyalla Mattalitti Cek Kesiapan Soal MotoGP

Rabu, 25 November 2020 – 01:05 WIB
Sambangi Sirkuit Mandalika, Ketua DPD LaNyalla Mattalitti Cek Kesiapan Soal MotoGP - JPNN.com
LaNyalla Mattalitti (kanan) melihat maket sirkuit. Foto: Dok Tim LaNyalla

“Ada beberapa persoalan dan kendala yang mengakibatkan pembangunan sirkuit ini belum selesai-selesai hingga saat ini. Padahal sudah jauh-jauh hari dinyatakan bahwa akan ada ajang MotoGP akan dilaksanakan tahun 2021 nanti," kata LaNyalla.

“Malah ada berita terbaru menyatakan bahwa kompetisi MotoGP Indonesia di sirkuit Mandalika hanya masuk daftar cadangan. Hal inilah yang membuat saya ingin datang dan mendengar langsung apa saja persoalan yang menghambat," sambungnya.

LaNyalla memastikan DPD RI hadir untuk membawa aspirasi masyarakat dan daerah. DPD juga siap mendorong Mandalika menjadi destinasi wisata baru yang bisa mengundang turis mancanegara.

“DPD RI sebagai lembaga perwakilan yang membawa aspirasi masyarakat dan daerah, khususnya lewat alat kelengkapan Komite III yang membidangi Pariwisata dan Olahraga, tentu memiliki kewajiban untuk berperan aktif memajukan dan membangkitkan olahraga dan sektor pariwisata daerah," sebut LaNyalla.

“Sementara pembagunan sirkuit ini dikerjakan, KONI dan cabor IMI harus mulai serius menyiapkan pembamencari bibit-bibit unggul pembalap nasional yang suatu saat akan menjadi salah satu pebalap kotor nasional untuk kelas Moto2 dan Moto3,” tandas mantan Ketua Umum PSSI itu.

LaNyalla juga mengingatkan potensi jangka panjang untuk kawasan wisata Mandalika. Ia menyinggung sport tourism kini juga mulai banyak dilirik oleh mancanegara. “Apalagi wilayah Nusa Tenggara Barat memiliki kekayaan budaya dan pemandangan alam yang terbaik di Indonesia," ucap LaNyalla.

BACA JUGA: Pengin Taklukkan Hati Polwan Cantik, Rahmad Saputra Berbuat Nekat, Jangan Ditiru

Sementara itu, Dirut ITDC Abdulbar optimis dapat merampungkan pembangunan sirkuit itu sesuai tenggat waktu yang telah disusun. Terkait berita di sejumlah media yang menyebut Indonesia masuk dalam daftar cadangan, ia mengaku tidak mengetahui sumbernya dari mana. Sebab, pihak Dorna, selalu licencor event, hingga hari ini tidak pernah secara resmi menyatakan hal tersebut. (dkk/jpnn)

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...