Satgas Covid-19: Capaian Indonesia Berpengaruh Besar dalam Penanganan Pandemi Global

Satgas Covid-19: Capaian Indonesia Berpengaruh Besar dalam Penanganan Pandemi Global
Wiku Adisasmito. Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden

Pemerintah pusat secara resmi menjadikan cakupan vaksinasi per daerah sebagai syarat penurunan level PPKM daerah. 

Syarat ini juga dalam rangka meningkatkan capaian vaksinasi nasional yang saat ini telah melampaui 24 persen dari target yang ditetapkan oleh World Health Organization (WHO). 

Selain itu, pemerintah pusat juga telah melibatkan berbagai elemen untuk mengawal pendistribusian vaksin ke daerah antara lain Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), TNI, dan Polri. 

Pemerintah akan memaksimalkan target vaksinasi 40 persen dari populasi di setiap negara pada akhir 2021 dan kemudian ditingkatkan menjadi 70 persen dari populasi pada pertengahan 2022 sesuai arahan WHO. 

Selain itu, kata dia, sejalan dengan amanat Presiden Joko Widodo bahwa Indonesia harus berpartisipasi dalam mengatasi kesenjangan vaksinasi antarnegara. 

Pemerintah telah melakukan sejumlah langkah-langkah, di antaranya, menteri luar negeri RI telah mendorong percepatan vaksinasi global melalui peningkatan produksi vaksin dengan diversifikasi produksi. 

Kemudian, perluasan jenis vaksin yang didistribusikan oleh Covax, dan peningkatan kapasitas vaksinasi negara-negara AMC atau Advance Market Commitment (AMC), yang merupakan negara dengan hak akses vaksin sebesar 20 persen dari total populasi. 

"Ini merupakan bentuk solidaritas global untuk mendukung pemerataan vaksin," lanjut Wiku. 

Satgas Penanganan Covid-19 mengingatkan kepada masyarakat bahwa Indonesia memiliki peran penting di tingkat dunia dalam upaya bersama menuntaskan pandemi. Sejumlah langkah telah diambil pemerintah.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News