Satgas COVID-19 Minta Pemda Antisipasi Klaster Pengungsian di Lokasi Bencana

Rabu, 24 Februari 2021 – 11:51 WIB
Satgas COVID-19 Minta Pemda Antisipasi Klaster Pengungsian di Lokasi Bencana - JPNN.com
Jubir Satgas Covid Prof Wiku Adisasmito. Foto: Satgas COVID-19.

jpnn.com, JAKARTA - Satgas Penanganan Covid-19 meminta pemerintah daerah mengantisipasi klaster pengungsian. Timbulnya pengungsi akibat bencana banjir yang melanda sebagian wilayah Indonesia, menjadi suatu hal yang harus diantisipasi dengan baik.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan, lokasi pengungsian dapat berpotensi terjadinya penularan Covid-19.

Untuk itu, dia meminta disiplin protokol kesehatan di lokasi pengungsian harus diterapkan.

"Pencegahan ini dapat dilakukan melalui penerapan protokol kesehatan yang ketat termasuk juga skrining melalui rapid test antigen. Sehingga mereka yang positif dapat segera dirujuk ke fasilitas pelayanan kesehatan di daerahnya untuk memperoleh penanganan lebih lanjut," kata Wiku dalam keterangan pers perkembangan penanganan Covid-19 di Graha BNPB, Selasa (23/2).

Dalam penanggulangan bencana alam, para petugas yang berada di posko-posko Covid-19 daerah dapat membantu penyediaan bantuan, serta mengawasi kepatuhan terhadap protokol kesehatan.

Hal itu bertujuan agar para pengungsi tidak tertular Covid-19. Dengan begitu, pengungsian tidak menjadi klaster baru penularan virus Corona.

Wiku menambahkan, bencana alam membawa tantangan sendiri. Namun, dengan bergotong royong dapat mencegah terjadinya penularan Covid-19. Pemerintah telah melakukan berbagai upaya dalam penanggulangan bencana alam yang terjadi dalam masa pandemi.

Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah memberi perhatian penuh terhadap pengungsi, kerusakan, serta proses rehabilitasi banjir yang terjadi.

"Semoga bencana banjir yang sedang dihadapi beberapa provinsi dapat segera teratasi," lanjut Wiku.(tan/jpnn)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...