Satgas Imbau Masyarakat Tidak Termakan Hoaks Mengenai Informasi Covid-19

Satgas Imbau Masyarakat Tidak Termakan Hoaks Mengenai Informasi Covid-19
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito. Foto: Ricardo/jpnn.com

jpnn.com, JAKARTA - Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengimbau masyarakat tidak tersesat dalam menerima informasi.

Dia mengajak masyarakat memilah informasi yang beredar di jagat maya. Dengan cara berimbang dan akan lebih baik melakukan verifikasi informasi dari sumber terpercaya.

Imbauan ini disampaikan Wiku berkaitan erat dengan beredarnya berita bohong yang erat dengan upaya penanganan Covid-19 di Indonesia. Seperti vaksin yang mengandung magnet.

"Perlu diketahui bahwa vaksin tidak mengandung magnet. Koin bisa saja menempel di kulit karena adanya keringat yang diproduksi secara alami oleh kulit manusia dan gaya gesek lainnya. Sehingga menimbulkan gaya magnet," kata dia memberi keterangan pers perkembangan penanganan Covid-19 di Graha BNPB, Jumat (28/5).

Dia juga mengharapkan masyarakat aktif mencari fakta atas informasi dengan berlandaskan pada bukti-bukti ilmiah.

Wiku mengimbau publik jauhi berita atau informasi yang sumbernya tidak kredibel.

Selain itu, khalayak baiknya menjauhi sumber yang tidak jelas asal-usulnya. Dan lakukanlah verifikasi melalui kanal resmi penanganan Covid-19 atau melalui berita di media massa.

"Karena jika masyarakat menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, sama saja dengan menyebar berita bohong. Dan tentunya menghambat upaya pemerintah dalam menangani pandemi di Indonesia," kata Wiku.(tan/jpnn)

Yuk, Simak Juga Video ini!


Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengimbau masyarakat tidak tersesat dalam menerima informasi. Jangan sampai termakan hoaks.


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News