Satu Jenazah Korban Zahro Ekspress Mengapung di Priok

Satu Jenazah Korban Zahro Ekspress Mengapung di Priok
Sejumlah petugas dari Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) saat evakuasi korban Kebakaran kapal penumpang Zahro Express menggunakan perahu karet di perairan Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, Senin (2/1). Basarnas bersama Polair, TNI AL dan Tim Search and Rescue (SAR) gabungan masih mencari 17 orang penumpang korban yang hilang akibat kebakaran kapal Zahro Express kemarin. Foto : Ricardo/JPNN.com

jpnn.com - JPNN.Com - Sesosok jenazah ditemukan mengapung di perairan dekat Pelabuhan Tanjung Priok, Rabu (4/1). Jenazah itu itu diyakini sebagai korban kapal motor (KM) Zahro Ekspress yang terbakar dan karam pada Minggu lalu (1/1).

Jenazah itu diketahui bernama George Bernard Cristoper (26). Direktur Polair Polda Metro Jaya Kombes Hero Hendrianto Bachtiar mengatakan, jenazah Bernard ditemukan oleh seorang nelayan pada pagi tadi.

"Mayat ditemukan di sekitar kapal tangker Gurdodini posisi sebelah timur pintu Pelabuhan Tanjung Priok," ujar Hero.

Petugas patroli yang mendapat informasi penemuan jenazah langsung mengecek ke lokasi. Mayat tersebut kemudian dievakuasi.

Heru lantas menjelaskan identitas jenazah. Bernard lahir di Bogor pada 20 Oktober 1990.

Kini, tempat tinggalnya juga di Borot. Alamat persisnya di Jalan Cendawan B 19 RT 01/08 Kelurahan Ciparigi, Bogor Utara, Bogor.

Saat ditemukan, jenazah mengenakan celana jins dan kaos bertuliskan 'Rangers' serta jaket. Pada saku celana korban ditemukan dompet berisi uang Rp 1,4 juta, uang dolar, KTP, SIM, ATM dan dua buah ponsel.

Petugas mengirim jenzaha Bernard ke RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur guna keperluan autopsi.(elf/JPG)


JPNN.Com - Sesosok jenazah ditemukan mengapung di perairan dekat Pelabuhan Tanjung Priok, Rabu (4/1). Jenazah itu itu diyakini sebagai korban kapal


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News