SBY dan DPR Dituding Kebiri KPK

SBY dan DPR Dituding Kebiri KPK
SBY dan DPR Dituding Kebiri KPK
JAKARTA - Mendekati pemilihan presiden, puluhan massa yang mengatasnamakan Permak (perkumpulan madani anti korupsi) menuding Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengkebiri Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mereka mendatangi kantor KPK di Jl HR Rasuna Said, Jumat siang (26/6). Salah satu yang dipersoalkan ialah statemen SBY tentang KPK harus diaudit.

"Tak ada hujan tak ada angin, tiba-tiba saja Presiden SBY mengomentari keberadaan KPK, ada motif apa dibalik statemen itu?," cetus pimpinan aksi, Komar Heriyanto.

Mereka menduga, SBY marah karena orang dekatnya seperti Aulia Pohan dijebloskan ke penjara terkait kasus dana Bank Indonesia. "Kedua, informasi yang kami dengar bahwa KPK didesak oleh beberapa elemen untuk memeriksa tim sukses SBY," tukasnya.

Menurut dia, ada upaya untuk mengebiri peran KPK, seperti yang dilakukan DPR dengan menunda-nunda penyelesaian RUU Tipikor. "Kami menduga ini bentuk kemarahan DPR karena banyak anggota dewan yang ditangkap KPK," tudingnya.

JAKARTA - Mendekati pemilihan presiden, puluhan massa yang mengatasnamakan Permak (perkumpulan madani anti korupsi) menuding Presiden Susilo Bambang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News