Sebelum 2019, 13 Jalan Tol Baru Siap Beroperasi

Sebelum 2019, 13 Jalan Tol Baru Siap Beroperasi
Presiden Joko Widodo meresmikan jalan Tol Gempol-Pasuruan seksi 1 dan 2 sepanjang 20,5 km di Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur, Jumat (22/6). Foto: Setpres RI

jpnn.com, JAKARTA - Pada akhir 2018, ada tambahan 13 ruas jalan tol baru. Ruas-ruas jalan tol tersebut merupakan megaproyek jalan tol trans-Jawa dan Sumatera.

Ketiga belas ruas akan diresmikan secara berturut-turut dalam tiga bulan terakhir 2018. Pada Oktober 2018, total empat ruas baru.

Yakni di jalan tol Pejagan-Pemalang, Pemalang-Batang, Solo-Ngawi, serta Ciawi-Sukabumi, segera beroperasi dengan panjang total 109 kilometer (km).

Pada bulan berikutnya, menyusul dua ruas baru beroperasi, yakni di jalan tol Pemalang-Batang dan Semarang-Solo. Selanjutnya, pada Desember 2018, tujuh ruas baru siap dioperasikan dengan panjang total 292,8 km.

Tujuh ruas jalan tol yang siap dioperasikan itu adalah Batang-Semarang, Ngawi-Kertosono, Kertosono-Mojokerto, jalan tol relokasi tol Porong-Gempol (Porong-Kejapanan), Gempol-Pasuruan Seksi III (Pasuruan-Grati), Pasuruan-Probolinggo (Grati-Probolinggo), dan jalan tol Bakauheni-Terbanggi Besar.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono optimistis, dengan skema pembiayaan kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU), penyelesaian proyek jalan tol akan semakin mudah. Pembangunan ruas-ruas jalan tol baru terus dikebut di berbagai wilayah.

''Melalui KPBU, insya Allah, proyek yang sudah dimulai akan selesai karena tidak bergantung siklus APBN dan bisa diawasi banyak pihak,'' kata Basuki kemarin (14/10).

Berdasar data Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT), dalam tiga tahun terakhir, yakni 2015-2017, panjang ruas tol baru di Indonesia bertambah 332 km.

Pembangunan ruas-ruas jalan tol baru terus dikebut di berbagai wilayah hingga akhir tahun 2018.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News