Sebelum Prabowo Subianto Beraksi, Jokowi Lebih Dahulu Orasi

Sebelum Prabowo Subianto Beraksi, Jokowi Lebih Dahulu Orasi
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Foto: M. Fathra Nazrul Islam/JPNN.com

Jokowi juga mewanti-wanti soal pembelian alutsista. Harus dihitung matang-matang. Karena saat ini perkembangan teknologi persenjataan berubah cepat. “Jangan yang sudah usang, yang sudah ketinggalan, dan tidak sesuai dengan corak peperangan di masa yang akan datang,” paparnya.

Bagaimana tanggapan Prabowo? Usai rapat, Prabowo menyatakan siap menjalankan arahan Jokowi. “Ya kami akan berusaha sebanyak mungkin pengadaan itu dari industri dalam negeri,” kata Prabowo.

Menurut dia, banyak industri pertahanan dalam negeri yang akan diprioritaskan dalam pengadaan alutsista. Seperti Pindad, PAL, Dirgantara Indonesia, Len Industri, dan Dahana. “Ada perusahaan-perusahaan swasta yang hebat-hebat juga,” ungkapnya.

Jubir Menhan, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengatakan, sejak menjabat sebagai Menhan, Prabowo sudah mengerjakan apa yang diinstruksikan Jokowi. Prabowo sangat fokus dan teliti sebelum menentukan pembelian alutsista. Dia memastikan, pembelian alutsista akan memiliki manfaat tinggi untuk pertahanan negara.

Prabowo, kata Dahnil, bahkan telah menyisir satu per satu, mana belanja alutsista yang berorientasi pada proyek semata dan mana yang memang betul-betul teknologi yang dibutuhkan negara. Dalam hal pengadaan alutsista, lanjut Dahnil, Prabowo tidak pernah main-main. “Karena ini terkait kedaulatan bangsa,” kata Dahnil, di Jakarta, kemarin. (bcg/rmco)

Video Pilihan :

Mendengar arahan Presiden Joko Widodo, Prabowo Subianto mencatat dan siap menjalankan. Ada video di berita ini.


Redaktur & Reporter : Adek

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News