Sebelum Seleksi PPPK 2022, Sudah Banyak Guru Lulus PG Berguguran, Kasihan Banget

Sebelum Seleksi PPPK 2022, Sudah Banyak Guru Lulus PG Berguguran, Kasihan Banget
Ketua forum GLPGPPPK Kabupaten Bogor Meisi Lukitasari (kiri) bersama Nunuk Suryani saat masih menjadi sekretaris ditjen GTK Kemendikbudristek. Foto dok.pribadi for JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Menjelang seleksi PPPK 2022, para pentolan guru lulus passing grade (PG) mulai kencang bersuara.

Ini setelah mereka melihat jadwal pelaksanaan seleksi PPPK guru yang diterbitkan Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) pada 20 Oktober.

Dalam jadwal tersebut pengangkatan guru lulus PG dirangkaikan bersamaan dengan honorer yang belum pernah ikut tes dan tidak lulus PG pada seleksi PPPK 2021.

Hal itu membuat para guru lulus PG sebagai prioritas satu (P1) waswas.

"Guru honorer prioritas dua (P2) dan prioritas tiga (P3) memang kami perjuangkan dahulu, tetapi bukan berarti lapak untuk P1 diberikan kepada mereka. Mereka bisa dapat tempat bila  P1 tuntas," kata Hasna, pengurus Forum Guru Prioritas Pertama Negeri dan Swasta (FGPPNS) kepada JPNN.com, Senin (24/10).

Penyampaian Hasna tersebut diaminkan Ketua forum Guru Lulus Passing Grade Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (GLPGPPPK) Kabupaten Bogor Meisi Lukitasari.

Dia berpendapat itulah kelemahan sistem kuota yang dikembalikan ke daerah masing-masing.

Seharusnya 193.954 guru lulus PG sudah dikunci dan diambil alih oleh pusat (panselnas).

Sebelum seleksi PPPK 2022, sudah banyak guru lulus PG berguguran. Simak informasi dari sejumlah pentolannya

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News