'Sedih...Suamiku Tega Membakar Anakku'

'Sedih...Suamiku Tega Membakar Anakku'
Tiorlan boru Simanjuntak menangis menunggu anaknya, Kristian, yang merintih kesakitan akibat luka bakar di sekujur tubuhnya. Kristian dirawat di RSU HKBP Balige. Foto: New Tapanuli/JPNN

Ditanya apakah akan melaporkan suaminya ke polisi, Tiorlan belum punya rencana untuk menempuh langkah hukum. Yang dipikirkan saat ini adalah kesehatan anaknya, termasuk soal biaya perawatannya.

Kemarin, Bupati Tobasa Pandapotan Kasmin Simanjuntak sedang ada acara di RSU HKBP Balige. Melihat ada bupati, Tiorlan langsung menangis sambil memeluk bupati, meminta bantuan.

“Tolong jo Amang, anakku dirawat di rumah sakit. Alai, alana soadong hepeng, gabe dang diobati. (Tolong dulu Pak, anak saya sedang dirawat di rumah sakit. Tapi, karena uang tak ada, jadinya tak diobati),” pinta Tiorlan sambil menangis.

Bupati yang didampingi istrinya dan sejumlah pimpinan SKPD, langsung memanggil Camat Balige. Camat diminta segera menemui Direktur RSU HKBP Balige untuk menjamin semua biaya perobatan Kristian selama dirawat.

“Koordinasikan dengan Dirut Rumah Sakit. Jangan tagih biaya, biar Pemkab yang menanggulangi seluruh biayanya,” kata Bupati kepada Camat Balige lalu beranjak ke mobil dinasnya.

Pantauan New Tapanuli (Grup JPNN) di rumah sakit, Kristian tampak terbaring dengan selang infus menempel di tangannya. Wajah, punggung, kedua tangan dan kakinya, nampak melepuh. Ia pun dibaringkan di tempat tidur dengan alas daun pisang agar luka di tubuhnya tidak menempel ke kain. (ft/sam/jpnn)

TOBASA – Tiorlan boru Simanjuntak (39) tak kuasa menahan tangis. Ibu empat anak itu sedih lantaran anak pertamanya, Kristian Siregar (8), mengalami


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News