Sejak Awal Qory Tak Berjilbab

Sejak Awal Qory Tak Berjilbab
foto : vivi-JPNN
JAKARTA – Yayasan Putri Indonesia (YPI) enggan menanggapi polemik seputar terpilihnya Qory Sandioriva, wakil Nangroe Aceh Darussalam (NAD) ,sebagai Putri Indonesia (PI) 2009. Sebab, sejak awal mengikuti Pemilihan Putri Indonesia (PPI) 2009, remaja kelahiran Jakarta, 17 Agustus 1991 itu,  tidak menggunakan jilbab.

“Kami tidak ingin berpolemik, hanya perlu meluruskan. Sejak awal Qory memang tidak berjilbab. Qory adalah representasi remaja Aceh yang tidak berjilbab,” kata Public Relation Manager Mustika Ratu Tbk Mega Angkasa MM, kepada JPNN, Senin (12/10) malam.

Mega menyebut saat di stage (panggung), Cory salah ucap waktu mengatakan ia sudah meminta izin membuka kerudungnya dalam mengikuti pemilihan putri se- Indonesia itu. Padahal yang dimaksud adalah Cory sudah meminta izin dengan pemerintah daerah setempat khususnya kepada Dinas Pariwisata Pemerintah Provinsi NAD untuk mewakili Aceh dalam PPI tahun ini. Ia pun mendapatkan izin tersebut.

Pria berkulit putih ini juga menjelaskan dalam mengikuti ajang PI ada tiga syarat yang bisa membuat seseorang mewakili daerahnya, yakni tinggal di daerah yang diwakili, sekolah di daerah yang diwakili, dan mempunyai garis keturunan dari daerah tersebut.

JAKARTA – Yayasan Putri Indonesia (YPI) enggan menanggapi polemik seputar terpilihnya Qory Sandioriva, wakil Nangroe Aceh Darussalam (NAD)

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News