Sejauh Ini Baru 15 Korban Tewas Dievakuasi, 46 Orang Lagi Belum Ditemukan

Sejauh Ini Baru 15 Korban Tewas Dievakuasi, 46 Orang Lagi Belum Ditemukan
Tim SAR melakukan pencarian penumpang speedboat yang masih dinyatakan hilang di Perairan Nongsa, Rabu (2/11/2016). Foto: eggi/batampos.co.id

jpnn.com - BATAM - Dua rumah sakit pemerintah dipersiapkan untuk menampung jenazah para korban speed boat tenggelam di perairan Nongsa, Batam, Kepri, Rabu (2/11) subuh tadi.

Banyaknya korban tewas yang diperkirakan di atas 50 orang dipastikan tidak akan bisa tertampung semua di RS Bhayangkara Polda Kepri.

Untuk itu, korban tewas yang ditemukan selanjutnya akan divakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah dan Rumah Sakit Otorita Batam (RSOB) BP Batam.

Sejauh ini sudah ada 15 orang korban tewas yang dievakuasi ke RS Bhyangkara. 

Lima dievakuasi dari Teluk Mata Ikan, 10 mayat dari Nongsa Point Marina yang untuk sementara tim evakuasi yang terdiri dari Polda Kepri, Basarnas, TNI AL, dan lainnya di Teluk Mata Ikan dan Nongsa Point.

Pantauan batampos.co.id (Jawa Pos Group) hari ini di lapangan, banyaknya korban tewas membuat petugas kewalahan karena kantung mayat terbatas. 

Puluhan mayat itu dikumpulkan di pantai sebelum dievakuasi ke RS.

Saat evakuasi, satu ambulans membawa lebih dari satu mayat. Hal ini dilakukan karena jumlah armada ambulans yang juga terbatas. 

BATAM - Dua rumah sakit pemerintah dipersiapkan untuk menampung jenazah para korban speed boat tenggelam di perairan Nongsa, Batam, Kepri, Rabu (2/11)

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News