Sejumlah Pejabat Kemenhub Diminta Mundur

Sejumlah Pejabat Kemenhub Diminta Mundur
Sejumlah Pejabat Kemenhub Diminta Mundur
JAKARTA- Komite Aksi Pemuda Anti Korupsi (KAPAK) menggelar aksi massa di depan gedung Kementerian Perhubungan. Mereka mendesak Direktur Jenderal Perhubungan Udara (Hubud,) Harry Bakti S Gumay turun dari jabatanya. Aksi ini buntut dari jatuhnya pesawat Merpati MA-60 di Teluk Kaimana, Papua Barat yang menewaskan 27 korbannya.

"Dirjen Perhubungan Udara harus bertanggung jawab atas kecelakaan ini, karena dengan mudahnya memberi izin kepada Maskapai Merpati untuk membeli pesawat rongsokan MA-60 buatan Cina," kata Ketua KAPAK, Laode Kamaluddin, Kamis (12/5).

Laode menduga, telah terjadi konspirasi, kolusi, korupsi dan nepotisme (KKN) terkait izin pesawat berkapasitas 56 penumpang ini. Menurutnya, sangat aneh bila kontrak pembelian pesawat yang notabene dilakukan pada 2006lalu dan dibayar menggunakan anggaran dari APBN 2010.

"Kita menilai pembelian pesawat rongsok MA-60 ini terlalu dipaksakan dan sarat KKN. Karena itu KAPAK mendesak agar Harry Bakti turun dari jabatanya," ujarnya.

JAKARTA- Komite Aksi Pemuda Anti Korupsi (KAPAK) menggelar aksi massa di depan gedung Kementerian Perhubungan. Mereka mendesak Direktur Jenderal

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News