Seleksi CPNS Bebas Biaya

Seleksi CPNS Bebas Biaya
Seleksi CPNS Bebas Biaya
JAKARTA - Pemerintah daerah sebagai penyelenggara seleksi CPNS dilarang menarik biaya apapun dari para pelamar. Para pejabat juga dilarang keras memberikan memo kepada panitia penyelenggara untuk meloloskan calonnya. "Seleksi CPNS bebas biaya dan pungutan. Jadi, siapa saja bisa melamar," tegas Deputi MenPAN Bidang SDM Aparatur, Ramli Naibaho, saat dihubungi Kamis (15/10).

Ketika disentil soal masalah yang terjadi di Sulawesi Utara, di mana mulai tercium aroma kolusi dalam proses penerimaan CPNS kali ini, Ramli menegaskan bahwa jika ada bukti, hal itu bisa dilaporkan ke aparat kepolisian. "Untuk mendapatkan SDM berkualitas baik, harus dimulai dari seleksi yang transparan, bebas KKN. Kalau ternyata masih didapati kecurangan, laporkan ke polisi. Tentunya disertai dengan bukti-bukti kuat," tandasnya.

Lebih lanjut dikatakan Ramli, dalam penyusunan materi ujian, Pemkab/Pemkot dihimbau untuk bekerjasama dengan perguruan tinggi setempat yang memiliki kredibilitas baik, dengan dipantau LSM. "Orang yang menyusun soal harus disumpah agar tidak membocorkan materinya. Ini agar benar-benar murni hasil yang diperoleh," cetusnya pula.

Sementara, saat ditanya bagaimana dengan sistem pemeriksaan hasil ujian masuk, Ramli menjawab bahwa hal itu dilakukan secara komputerisasi. "Komputer yang akan memeriksa jawaban peserta ujian. Hasilnya kemudian diumumkan terbuka ke publik," terangnya. (esy/JPNN)
Berita Selanjutnya:
Antasari Merasa Disantet

JAKARTA - Pemerintah daerah sebagai penyelenggara seleksi CPNS dilarang menarik biaya apapun dari para pelamar. Para pejabat juga dilarang keras


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News