JPNN.com

Seluruh Warga Jatim, Tolong Perhatikan Peringatan dari Pak Wayan Ini

Selasa, 06 April 2021 – 14:53 WIB
Seluruh Warga Jatim, Tolong Perhatikan Peringatan dari Pak Wayan Ini - JPNN.com
Cuaca mendung di pesisir pantai Surabaya. Foto: Arry Saputra/JPNN.com

jpnn.com, SURABAYA - Kepala Stasiun BMKG Juanda, Surabaya, I Wayan Mustika menyebut adanya potensi peningkatan intensitas curah hujan di Jawa Timur (Jatim).

Dikatakan, kondisi saat ini sudah memasuki masa pancaroba, sehingga perlu diwaspadai potensi terjadinya cuaca ekstrem. 

"Seperti hujan es, puting beliung, hujan lebat, dan angin kencang sesaat dari awan Cumulonimbus," kata Wayan secara tertulis, Selasa (6/4). 

Wawan mengatakan, aktifnya pola tekanan rendah dan siklon tropis Seroja di selatan Indonesia membentuk palung tekanan rendah memanjang dari barat ke timur.

Hal itu bisa menyebabkan adanya konvergensi (zona pertemuan angin) di Jawa Timur. 

Selain itu, aktifnya Madden Julian Oscillation (MJO) yang membawa massa udara basah ke wilayah Indonesia juga berpengaruh terhadap proses dinamika atmosfer Jawa Timur. 

"Hal tersebut diperkuat dengan adanya gangguan gelombang Rossby yang dapat meningkatkan potensi kejadian cuaca ekstrem," ujar dia. 

Masyarakat harus mewaspadai curah hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai petir angin kencang.

Hujan lebat berpotensi terjadi untuk sepekan ke depan di beberapa wilayah Jawa Timur. 

Seperti Surabaya, Sidoarjo, Lamongan, Tuban, Bojonegoro, Jombang, Nganjuk, Tulungagung, Batu, Jember, Situbondo, Banyuwangi, Pamekasan, Mojokerto, Madiun, Ponorogo, Magetan, Pacitan, Tuban, Blitar, Kediri, Malang, Pasuruan, Probolinggo, Lumajang, Gresik, Sumenep, Bangkalan, dan Sampang. 

Wayan mengimbau masyarakat tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak bencana hidrometeorologi seperti potensi banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin. 

"Bagi masyarakat pesisir serta para pengguna transportasi laut harap waspadai adanya potensi gelombang tinggi di wilayah perairan Jawa Timur," kata Wayan. (mcr12/jpnn

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...