Sembuh dari COVID-19, Puluhan Perwira Secapa AD Langsung Donor Darah

Sembuh dari COVID-19, Puluhan Perwira Secapa AD Langsung Donor Darah
Ilustrasi petugas laborat menunjukkan proses pemilahan plasma darah. Foto: Destyan Sujarwoko/Antara

jpnn.com, JAKARTA - Sejumlah perwira Secapa AD, Bandung, Jawa Barat yang sempat positif COVID-19 kini telah sembuh. Beberapa di antaranya pun langsung melakukan donor plasma darah di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat.

Hal ini diketahui dari tayangan video berdurasi 1 menit, 52 detik yang diunggah akun YouTube TNI AD. Setidaknya, ada 32 perwira Secapa AD yang mendonorkan darah.

Hal ini dilakukan untuk membantu pasien COVID-19 stadium berat yang kini masih dalam proses perawatan intensif.

”Durasi pengambilan plasma darah ini kurang lebih satu jam mulai dari proses pencabutan selang sampai memberikan penutup pembuluh darah kami dan seterusnya. Kami sangat sukarela, setelah Bapak KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa menyampaikan itu, ternyata kami bisa berbagi dengan donor plasma darah,” ujar siswa Secapa Letda Infanteri M Sayfuddin, Selasa (4/8).

Selain melaksanakan donor plasma darah perwira Secapa untuk membantu pasien COVID-19 di Indonesia.

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa juga menambah beberapa alat transfusi darah guna memaksimalkan ketersediaan plasma Convalescent.

”Bapak KSAD mengatakan akan memberikan dukungan kepada kami dengan memberikan beberapa alat. Kami mendapatkan dua, itu mahal sekali harganya, untuk memisahkan jadi begitu kita dapat satu kantong dipisahkan menjadi tiga kantong itu kita menggunakan alat itu. Kemudian kita juga mendapatkan alat pemisah komponen darah dan bisa untuk penyimpanan kalau dihitung-hitung itu lebih dari Rp 4 miliar,” kata Kasubintal Patologi Klinik RSPAD Martina Lili Yana.

Dia menilai, momentum ini sangat tepat sekali sebab pada minggu lalu pihaknya banyak mendapat permintaan plasma darah tetapi saat itu stok kosong.

Donor darah dari puluhan perwira Secapa AD bisa untuk membantu pasien COVID-19 stadium berat yang kini masih dalam proses perawatan intensif.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News