Senjata Rusia yang Ini Sangat Kecil, Tetapi Mematikan

Senjata Rusia yang Ini Sangat Kecil, Tetapi Mematikan
Salah satu suasana di Bucha, Ukraina. Foto: Oleksii Tarasevich/Handout via Reuters

Ahli senjata asal Inggris Neil Gibson memperhatikan foto-foto flechettes yang ditemukan pada tubuh korban.

Menurut dia, flechettes tersebut berasal dari peluru artileri 122 milimeter 3Sh1 yang digunakan pasukan Rusia.

Gibson menjelaskan senjata tersebut merupakan proyektil yang tidak biasa dan jarang terlihat.

"Ini adalah proyektik antipersonel (APERS) seri 'Sarang Lebah' milik Rusia. Senjata ini beroperasi seperti pecahan peluru, tetapi diisi dengan flechette," tutur Gibson.

Amnesti Internasional menilai flechettes tidak boleh digunakan di daerah sipil.

"Flechettes adalah senjata antipersonel yang dirancang untuk menembus vegetasi lebat dan untuk menyerang sejumlah besar tentara musuh," bunyi keterangan Amnesti Internasional.

Tentara Rusia diduga melakukan pembantaian secara brutal terhadap warga sipil di Kota Bucha, Ukraina.

Setelah menduduki Bucha, tentara Rusia diperintahkan untuk mundur dari kota tersebut pada akhir Maret lalu.

Pakar independen meninjau gambar senjata Rusia yang diduga dipakai untuk membantai warga Kota Bucha. Ternyata...

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News