Sensasi Menaklukkan Gelombang Tinggi Menggunung Cuma Ada di Sini

Sensasi Menaklukkan Gelombang Tinggi Menggunung Cuma Ada di Sini
Mentawai adalah surganya para surfers. Foto: Padeks/JPG

Yudas mengungkapkan, culture atau budaya Mentawai juga beda dengan rata-rata Melayu di Sumatera Barat. Mereka lebih unik, lebih tradisional, dengan music yang banyak terbuat dari alam, seperti kayu dan bongo. Suku Mentawai, bahkan sudah menatto badannya sejak kedatangan mereka ke Pantai Barat Sumatera 1.500-500 SM lalu. “Ini artinya, tattoo Mentawailah, tattoo yang paling tua di dunia,” jelasnya.

Tattoo dibuat oleh seorang Sipatiti (pembuat tattoo). Proses pembuatannya butuh waktu berbulan-bulan, tidak seperti tato zaman sekarang yang sudah menggunakan teknologi. Butuh prosesi upacara dan pantangan yang harus dilalui oleh orang yang akan ditato. Tidak semua orang sanggup melewati tahap ini.

Jarum yang digunakan untuk menato terbuat dari tulang hewan atau kayu karai yang diruncingkan. Jarum itu lantas diguratkan ke kulit dan terciptalah garis-garis yang menjadi motif tradisional tato suku Mentawai. Pewarna hitam yang digunakan juga berasal dari arang yang menempel di kuali. Biasanya, tato dimulai dari telapak tangan, kaki, baru ke badan. “Itulah kearifan local suku Mentawai. Semua gambar tato itu penuh filosofi, punya makna, menunjukkan jati diri, status social dan profesi,” kata dia.

Misalnya, tato seorang pemburu, biasanya dikenal dengan gambar binatang tangkapannya seperti babi rusa, kera, burung, dan buaya. Kesenian di Mentawai juga cukup kaya, ada 14 jenis tarian yang biasa diadakan. “Karena itu, saksikan langsung Festival Pesona Mentawai 2016, yang juga akan kami live streaming melalui bantuan PT Telkom."kata Bupati.(ray/jpnn)


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News