Serikat Pekerja Pertamina Ancam Mogok, Reaksi Karyawan SPBU Menohok

Serikat Pekerja Pertamina Ancam Mogok, Reaksi Karyawan SPBU Menohok
Petugas SPBU memakai masker, pelindung wajah, dan sarung tangan. Foto: arsip JPNN.com/Ricardo

"Jangan sampai deh, aksi ini karena ada yang pengen jabatan Dirut di Pertamina, ya jangan begitulah," sambungnya.

Dadan menilai, seharusnya para pegawai Pertamina yang rencananya akan mogok kerja itu bersyukur karena sudah mendapatkan gaji yang sangat besar.

Sementara, mereka yang bekerja di SPBU, gajinya banyak yang dibawah UMR per bulan.

"Seharusnya mereka bersyukur dong, kami saja gaji hanya 2 juta sebulan bahkan ada yang dibawahnya saja bersyukur kok, tak pernah kami mengeluh," ungkapnya.

Pria yang sehari-harinya bekerja shift di sebuah SPBU di kawasan Jakarta Barat ini menyarankan agar rekan-rekannya di FSPPB berpikir ulang untuk melaksanakan mogok kerja tersebut.

Apalagi, akibat dari aksi mogok itu bukan tidak mungkin akan berdampak pada menurunnya kinerja perusahaan.

"Ini kan tempat kita cari makan, mereka gaji besar enak, tabungan banyak. Kita disini yang gaji pas-pasan sempat Pertamina ini gak jalan gara-gara mereka mogok kerja, kitanya gimana coba? Coba pikir-pikir lagi deh, banyak-banyakin bersyukur lah hidup ini mah," ucapnya. (dil/jpnn)

Rencana aksi mogok sejumlah karyawan Pertamina tidak mendapat respons yang baik dari kalangan pekerja SPBU.


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News