Serka La Kadir Diserang 20 OTK, Kadispenad Brigjen TNI Tatang Bilang Begini

Serka La Kadir Diserang 20 OTK, Kadispenad Brigjen TNI Tatang Bilang Begini
Kadispenad Brigjen TNI Tatang Subarna membenarkan informasi penyerangan dan pengeroyokan terhadap seorang anggota TNI Serka La Kadir oleh OTK di Manokwari. Ilustrasi: Rara/JPNN.com

Saat melintas di dekat pengisian bahan bakar sekitar pukul 00.23 WIT, Serka Kadir melihat sekelompok orang sedang berkumpul di atas motor di depan Ruko Kantor BNN Papua Barat.

Namun, Serka La Kadir saat itu terus melaju hingga akhirnya dia melihat melalui spion ada tiga motor membuntuti mereka.

Ketika itu, anggota TNI AD itu mengira beberapa orang tersebut mengenalnya, tetapi ternyata mereka langsung menyalip.

Pada akhirnya, pemotor yang diduga menyalip tadi membawa rekan-rekannya dan menghentikan kendaraan Serka Kadir dengan cara memalangkan motor di jalan.

Baca Juga: 3 Kasus Penembakan oleh Oknum Polisi yang Bikin Heboh, Nomor 1 Mengerikan

Waktu itu salah seorang dari mereka menanyakan tujuan Serka Kadir dan korban menjawab hendak pulang. Seketika saja ada pelaku yang memukul Serka Kadir dan La Ode Nasrin dari belakang.

Mendapatkan serangan itu, Serka Kadir langsung menjatuhkan motor dan melompat ke arah rumah warga sembari meminta pertolongan, tetapi para pelaku terus mengejar dan melakukan pengeroyokan.

Akibat diserang 20 OTK itu, Serka Kadir mengalami beberapa luka lebam dan dua luka tusuk pada bagian pinggang sebelah kiri serta luka sayat di telinga sebelah kiri, sedangkan Laode lari ke arah jalan balik yang terus dikejar oleh enam orang.

Kadispenad Brigjen TNI Tatang Subarna membenarkan informasi penyerangan terhadap Serka La Kadir oleh OTK di Manokwari.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News