Minggu, 19 November 2017 – 04:42 WIB

Serunya Jelajahi Merapi Gunakan Hardtop

Selasa, 14 November 2017 – 11:58 WIB
Serunya Jelajahi Merapi Gunakan Hardtop - JPNN.COM

jpnn.com, YOGYAKARTA - Sisa-sisa hujan semalam masih terasa pagi itu. Kabut belum sepenuhnya hilang dari lereng Gunung Merapi. Penuh semangat, sekitar 80 orang yang tergabung dalam kelompok Lokakarya SKK Migas – Media bertolak dari basecamp Toyota Land Cruiser Merapi (TLCM) di kawasan Bebeng Kaliadem, Umbulharjo, Sleman DIY, untuk menjelajah keindahan Merapi dari dekat. Termasuk melihat bagaimana dahsyatnya bencana meletusnya Gunung Merapi 2010 silam.

Beriringan, rombongan yang menggunakan 20 mobil jeep Hardtop itu menembus hutan. Suara burung yang berkicau semakin membuat suasana pagi syahdu. Sesekali teriakan keseruan terdengar dari anggota rombongan. Terutama saat mobil Hardtop yang dikendarai berhasil melewati rintangan berupa jalanan berbatu yang becek.

Wisata menggunakan Hardtop memang jadi primadona di sana sejak 2011 silam. Satu hardtop bisa dinaiki maksimal empat orang dewasa. Ada tiga pilihan paket rute bagi wisatawan. Yakni jarak pendek, menengah, dan jauh. Perbedaannya terletak pada destinasi dan lamanya waktu menjelajah.

Untuk jarak pendek harga yang ditawarkan satu unit Hardtop berkisar di angka Rp 350 ribu – Rp 400 ribu (durasi 1,5 jam). Jarak menengah Rp 450 ribu (durasi 2,5 jam). Sedangkan jarak jauh dikenakan biaya hingga Rp 600 ribu (durasi minimal empat jam). Namun, melihat pengalaman dan pacuan adrenalin yang ditawarkan, harga itu bisa dibilang worth it.

Rute jarak pendek akan menjelajah Kali Opak, Kampung Petung, Museum Jam Erupsi, Kampung Kaliadem, Bunker, dan Batu Alien. ”Untuk jarak menengah mendapat tambahan destinasi ke petilasan Juru Kunci Merapi Mbah Maridjan,” kata salah seorang driver dari TLCM Suyitno.

Sedangkan untuk jarak jauh, para wisatawan akan dibuat basah dengan mengunjungi Kali Kuning. Di kali ini, driver akan melakukan manuver yang mampu membuat badan penumpangnya basah kuyup kena percikan air.

SHARES
loading...
loading...
Komentar