SETARA Institute Protes ke Panglima TNI

Kasus Pembongkaran Masjid di Medan

SETARA Institute Protes ke Panglima TNI
SETARA Institute Protes ke Panglima TNI

Beberapa saat di ruang intel, sebagian HP milik jamaah dikembalikan namun tidak boleh diaktifkan. Tetapi, beberapa hanphone, tas, helm, uang, dan barang-barang  milik jamaah sampai sekarang belum dikembalikan. Setelah lebih dari 2 jam di Mapolresta Medan, ke-18 jemaah tersebut diizinkan untuk pulang.

Sekitar pukul 04.00, bangunan Masjid Al Ikhlas rata dengan tanah setelah dirobohkan oleh tiga buldozer dan becho. Pembongkaran bermula dari rencana tukar guling Masjid Al Ikhlas yang berdiri dilahan milik Detasemen Perhubungan TNI AD dengan pihak pengembang PT. Gandareksa Mulya yang akan mengosongkan lahan untuk dijadikan lokasi sentra bisnis baru. Masjid ini telah berdiri sejak tahun 1975 dan merupakan salah satu mesjid tertua di wilayah tersebut."

"Setara Institute mengecam aparat Kodam I/BB yang telah melakukan tindakan kekerasan dan mempertontonkan arogansi kekuasaan terhadap permasalahan yang terjadi dengan masyarakat. Sementara itu tindakan arogansi ini juga tidak menghargai upaya-upaya penyelesaian dan pencarian solusi yang sedang dilakukan oleh berbagai pihak," demikian bunyi rilis, yang diteken Hendardi dan Bonar Tigor Naipospos, Wakil Ketua SETARA Institute.

SETARA Institute meminta parat pemerintah daerah lebih aktif melindungi fasilitas publik yang dibutuhkan masyarakat. "Fasilitas penting yang menyangkut tempat ibadah adalah kebutuhan asasi umat beragama. Pilihan Kodam I/BB menggunakan kekerasan dalam penyelesaian konflik pertanahan menunjukkan kultur militeristik yang tidak berubah meski reformasi TNI teah berlangsung satu dekade. Tindakan kekerasan terhadap warga mutlak dimintai pertanggung jawaban," demikian rilis resmi SETARA Institute. (sam/jpnn)

JAKARTA -- Ketua SETARA Institute, Hendardi, berencana mengajukan protes kasus pembongkaran Masjid Al-Ikhlas di Jalan Timor, Medan, di lahan eks

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News