Seusai Pabrik Alami Over-Firing, PT PKT Pastikan Kondisi Aman dan Terkendali

Seusai Pabrik Alami Over-Firing, PT PKT Pastikan Kondisi Aman dan Terkendali
SVP Sekretaris Perusahaan PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) Teguh Ismartono memastikan kejadian over-firing dan shutdown sudah aman dan terkendali. Foto: dok PKT

Pihak PKT juga memastikan kejadian tersebut tidak mengganggu suplai pupuk ke wilayah-wilayah yang telah menjadi tanggung jawab perusahaan.

Terkait keamanan stok pupuk untuk kebutuhan pertanian dalam negeri, perusahaan mencatat per 21 Juli 2022, PKT telah memproduksi urea sebanyak 1.873.674 ton dan memiliki stok pupuk urea subsidi di semua lini sebanyak 77.829 ton yang siap disalurkan, 310 persen lebih banyak dari alokasi target stok pupuk yang ditetapkan.

Selain itu, terdapat stok urea non-subsidi sebanyak 305.048 Ton sebagai cadangan penyaluran pupuk subsidi di lini 1.

Lebih lanjut, dalam menjalankan operasional pabriknya, PKT senantiasa mengedepankan dan menerapkan sistem manajemen, best practice, serta prosedur K3 perusahaan dengan baik, sesuai dengan standard tertinggi di industri dan ketetapan pemerintah.

Berkat prosedur tersebut, PKT dapat menekan tingkat kecelakaan kerja hingga tanggal 23 Juli 2022 dengan total 49.9 juta jam kerja selamat (safe man hours) atau 2356 hari.

Hal ini juga menjadi strategi mitigasi yang efektif ketika terjadi abnormalitas dalam kegiatan produksi pabrik, seperti yang terjadi di Pabrik 5 tersebut. (mcr28/jpnn)

SVP Sekretaris Perusahaan PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) Teguh Ismartono memastikan kejadian over-firing dan shutdown sudah aman dan terkendali.


Redaktur : Elvi Robiatul
Reporter : Wenti Ayu Apsari

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News