Siapkan USD 2,5 Juta Beli Jurnal Ilmiah

Siapkan USD 2,5 Juta Beli Jurnal Ilmiah
Siapkan USD 2,5 Juta Beli Jurnal Ilmiah
JAKARTA - Pola berpikir masyarakat tentang sumber bacaan, menurut Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Tinggi (Dikti) Depdiknas, Prof Fasli Jalal, harus diubah. Kalau tadinya hanya berpatokan pada buku, kini mesti lebih dikembangkan."Untuk kalangan mahasiswa dan dosen, bagusnya (bisa) mendapatkan informasi terbaru. Kalau hanya mengandalkan buku saja, tidak cukup. Sebab, informasi di dalam buku lebih lambat dua tahun, sehingga kurang aktual dan tidak mengikuti perkembangan terbaru," kata Fasli, di sela Pameran Buku Sedunia, Jumat (19/6).

Saat ini, lanjut Fasli pula, Depdiknas sendiri sudah menyiapkan dana untuk langganan jurnal internasional senilai USD 2,5 juta, yang terdiri dari 7.000 jurnal teks dan 11.000 jurnal abstrak. "Kenapa pilih jurnal? Karena lebih up to date dan terus mengalami pembaruan," cetusnya.

Nantinya, menurut rencana jurnal nasional maupun internasional ini akan disebarluaskan di masyarakat, sehingga mahasiswa maupun dosen bisa mengaksesnya secara cuma-cuma melalui jaringan internet. "Selain lebih efisien, juga murah. Mahasiswa dan dosen bisa memperoleh info terbaru," tandasnya. (esy/JPNN)

JAKARTA - Pola berpikir masyarakat tentang sumber bacaan, menurut Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Tinggi (Dikti) Depdiknas, Prof Fasli Jalal,


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News