Sibuk Urusan Partai, Sebaiknya Airlangga Mengundurkan Diri
Selasa, 12 Desember 2017 – 11:48 WIB

Airlangga Hartarto. Foto: Hendra Eka/Jawa Pos
Hendrik mengkhawatrikan bahwa momentum pertumbuhan ekonomi yang sedang ada di depan mata, tidak bisa dinikmati sektor industri. Dikarenakan menteri terkait akan lebih fokus dan sibuk dengan urusan kontestasi internal partai. Karena momentum tidak akan datang kedua kalinya dengan situasi yang sama.
“Tentu hal ini akan sangat terkait dengan isu reshuffle kabinet yang akan dilakukan Presiden Jokowi dengan segera. Pilihannya adalah, secara terhormat Menteri Airlangga mengundurkan diri dan fokus dengan kontestasi internal Partai Golkar, atau Presiden Jokowi memasukkan kementerian perindustrian sebagai daftar menteri yang di reshuffle” tegas Hendrik. (jpnn)
Jika menteri fokus kepada dinamika pertarungan internal partai maka tidak tertutup kemungkinan akan terjadi vacuum of power dalam kementrian itu.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Tunjuk Airlangga Jadi Negosiator Tarif AS, Prabowo Dapat Pujian
- Indonesia Terbuka soal Kritik Terhadap QRIS
- Bertemu Menkeu AS, Menko Airlangga Bahas Tarif Resiprokal hingga Aksesi OECD
- Prabowo Minta Struktur Komisaris BUMN Dirampingkan, Diisi Profesional
- Airlangga Bantah Akan Mundur dari Jabatan Menteri
- Pelaku Usaha Ritel Optimistis Perekonomian Nasional Capai Target Pertumbuhan 8 Persen