Silakan Baca, Respons Pak SBY Sikapi Tuduhan Asia Sentinel

Silakan Baca, Respons Pak SBY Sikapi Tuduhan Asia Sentinel
Susilo Bambang Yudhoyono. Foto: dok/JPNN.com

“Yang bersifat politik, DPR RI telah membentuk pansus (panitia khusus angket, red) dan melakukan langkah-langkah investigasi berskala besar dan telah menghasilkan sejumlah rekomendasi, bahkan dilanjutkan dengan pengawasan. Sementara itu, KPK juga telah melakukan tugasnya, guna menindaklanjuti rekomendasi DPR RI, dan hasilnya juga sudah diketahui oleh publik,” tegasnya.

SBY menambahkan, bailout untuk Century sebenarnya bukanlah domain presiden. Bahkan, SBY menyebut dirinya bukan pengambil keputusan.

Namun, dia meyakini bailout untuk Bank Century demi menyelamatkan perekonomian Indonesia. Menurutnya, tak ada pelanggaran atas undang-undang dalam pemberian dana untuk Bank Century.

“Meskipun itu bukan domain presiden, dan bukan saya pribadi yang mengambil keputusan, berkali-kali saya katakan bahwa bailout Bank Century yang diambil oleh BI dan pemerintah, dalam hal ini, Kementerian Keuangan, benar-benar untuk menyelamatkan perekonomian kita dari krisis ekonomi global. Tidak ada konspirasi jahat apa pun di pihak negara, termasuk pemerintah,” tegasnya.

“Gubernur BI Boediono dan Menteri Keuangan Sri Mulyani juga punya niat dan tujuan yang baik. Sesuai dengan kewenangan yang diberikan undang-undang, mereka mesti mengambil keputusan dan kebijakan cepat agar tidak terjadi krisis di bidang perbankan, seperti yang terjadi di tahun 1998 dulu. Semuanya sah. Saya sangat yakin, tak ada penyimpangan hukum, apalagi korupsi yang dilakukan Pak Boediono dan Ibu Sri Mulyani. Pak Boediono, Ibu Sri Mulyani, Para mantan menteri KIB dulu hampir semuanya masih ada. Bicaralah. Sampaikan kebenaran. Jangan takut,” tuturnya.

SBY lantas membandingkan penanganan kasus Bank Century dengan skandal besar lainnya seperti Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Menurutnya, dana negara yang digelontorkan lewat BLBI jauh lebih besar dibandingkan untuk Bank Century.

"Coba bandingkan apa yang dilakukan DPR RI dan penegak hukum terhadap Bank Century dengan kasus-kasus besar yang lain, misalnya kasus BLBI. Dugaan penyimpangan BLBI jauh lebih besar jika dibandingkan dengan Bank Century. Namun, masyarakat menilai sepertinya kasus ini mengendap atau menghilang. Padahal, yang diinginkan rakyat adalah keadilan, termasuk keadilan dalam penegakan hukum,” ucapnya.

Namun, SBY mengaku yak mau latah dengan menyebut bergulirnya kasus Bank Century sebagai pengalih isu. "Tak baik menuduh ini sebagai pengalihan isu. Namun, sebagian masyarakat memang mengatakan ketika ada penegakkan hukum yang tengah dilakukan KPK, dan menyebut nama-nama tokoh besar beserta sejumlah partai politik, SBY & Demokrat diserang lagi."

Presiden Keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyatakan seluruh tuduhan kepadanya yang dimuat Asia Sentinel merupakan fitnah.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News