Simak! Begini Cara Melindungi Orang Tua dan Komorbiditas dari Covid-19

Simak! Begini Cara Melindungi Orang Tua dan Komorbiditas dari Covid-19
Ilustrasi warga memakai masker untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19. Foto: Ricardo/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Kaum lansia atau mereka yang memiliki penyakit penyerta alias komorbid merupakan kelompok paling rentan terpapar Covid-19.

Karena itu, perlu pengetahuan khusus untuk menangani serta melindungi kelompok tersebut dari Covid-19.

Apalagi gejala umum yang biasa dialami pasien positif Covid-19 sama sekali tidak muncul pada lansia dan komorbid yang terkonfirmasi positif. 

Spesialis Penyakit Dalam Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta Czeresna Heriawan Soejono mengatakan lansia terkonfirmasi positif Covid-19 tidak memiliki kekhasan gejala.

Dia menyebutkan gejala batuk-batuk, sesak napas, atau hilangnya indera penciuman dan perasa yang umumnya dialami pasien positif Covid-19 sama sekali tidak muncul pada lansia dan komorbid. 

"Lansia dan komorbid ini perlu perhatian khusus, lebih ketat monitoringnya karena gejalanya khas sekali," kata Soejono dalam diskusi virtual 'Mengapa Lansia dan Komorbid Rentan Terinfeksi Covid-19' di Media Center Satgas Covid-19 Graha BNPB Jakarta, beberapa waktu lalu.

Mantan Direktur Utama RSUPN Dr Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta itu menambahkan, gejala khas yang muncul pada pasien positif lansia dan komorbid ialah nafsu makan hilang tiba-tiba, terjadi perubahan perilaku yang tidak biasa, dan kesadarannya hilang. Ditambah penyakit penyerta yang dialami semakin memperberat pasien lansia.

"Pengalaman kami bisa mengatasi virusnya tapi kadang inveksi sekunder itu muncul ketika hasil negatifnya," kata Soejono. 

Kaum lansia atau mereka yang memiliki penyakit penyerta alias komorbid merupakan kelompok paling rentan terpapar Covid-19.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News