Simak Nih, Mendagri Geram Pada Ahoker Penyerang Jokowi

Simak Nih, Mendagri Geram Pada Ahoker Penyerang Jokowi
Tjahjo Kumolo. Foto: dok/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo angkat bicara terkait video orasi pendukung Basuki T Purnama (Ahok) yang menyerang Presiden Joko Widodo (Jokowi). Video orasi seorang perempuan pendukung Ahok itu kini beredar secara viral.

Tjahjo mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan perbuatan seperti orator dalam rekaman video itu yang memaki-maki Presiden Jokowi. Sebab, tak semestinya vonis atas Ahok lantas diseret-seret ke presiden.

"Membela Pak Ahok silakan, itu hak asasi manusia. Tapi janganlah dikaitkan dengan orang lain yang belum tentu benar," ujar Tjahjo di Jakarta, Kamis (11/5).

Mantan sekretaris jenderal PDI Perjuangan itu menambahkan, membela seseorang tetap harus dalam koridor aturan dan bertanggung jawab. Sebab, jangan sampai upaya membela Ahok justru dibarengi langkah menebar fitnah dan kebencian.

Karenanya, Tjahjo merasa ikut marah kepada Ahoker -julukan bagi pendukung Ahok- yang menyerang harkat dan martabat Presiden Jokowi. Sebab, Tjahjo merupakan bagian dari pemerintahan yang dipimpin presiden asal PDI Perjuangan itu.

"Saya sebagai mendagri merupakan bagian dari rezim pemerintahan Pak Jokowi, tentu saja merasa tersinggung dengan ucapan orang yang mengaku simpatisan Ahok tersebut. Jika isi rekaman itu benar, saya minta yang bersangkutan segera meminta maaf," kata mantan anggota DPR ini.

Sebelumnya, beredar sebuah video orasi seorang wanita di tengah kerumunan massa yang diduga pendukung Ahok. Wanita itu dalam orasinya mengaitkan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Utara (PN Jakut) terhadap Ahok dengan pemerintahan saat ini.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo angkat bicara terkait video orasi pendukung Basuki T Purnama (Ahok) yang menyerang Presiden Joko Widodo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News