Sindiran Fadli Zon untuk Jokowi dan Koalisi Pengusungnya

Sindiran Fadli Zon untuk Jokowi dan Koalisi Pengusungnya
Presiden Joko Widodo dan Wakil Ketua DPR Fadli Zon dalam sebuah pertemuan konsultasi pimpinan lembaga tinggi negara pada 2015. Foto: dokumen JPNN.Com

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Fadli Zon menyindir kubu Joko Widodo (Jokowi) dan partai pendukungnya yang hingga kini belum juga mendeklarasikan pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) untuk Pemilu 2019. Fadli menyebut Jokowi dan partai pendukungnya tak percaya diri lantaran tak berani mengumumkan nama cawapres.

"Itu fenomena ketidakpercayaan diri dan fenomena bahwa elektabilitasnya (Jokowi, red) jeblok," ujar Fadli di kantor DPP PKS, Jakarta, Senin (30/7).

Fadli mendasari pandangannya pada kecenderungan yang selama ini terjadi di Indonesia. Menurutnya, kubu petahana biasanya kerap terlebih dahulu mendeklarasikan pasangan capres-cawapres yang akan diusung.

"Kalau melihat polanya di Indonesia, incumbent duluan, karena incumbent berkuasa, punya akses segala macam," ucapnya.

Fadli yang juga menjabat wakil ketua DPR lantas mencontohkan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2009 ketika Susilo Bambang Yudhoyono mendeklarasikan pencalonannya jauh-jauh hari sebelum masa pendaftaran capres-cawapres di Komisi Pemilihan Umum (KPU). Kala itu SBY menggandeng Boediono sebagai cawapres.

"Pak SBY dulu waktu pemilihan presiden kedua kalinya malah satu bulan sebelum (pendaftaran)  mendeklarasikan. Tapi sekarang, kayaknya belum ada tanda-tanda," katanya.

Namun, Fadli memastikan koalisi pengusung Prabowo Subianto tak akan tergantung pada manuver kubu Jokowi yang tak kunjung mendeklarasikan capres-cawapres. Menurut Fadli, justru saat ini kubu Prabowo berada di atas angin.

"Kami sih enggak tergantung mereka. Mereka kayaknya yang tergantung dengan kami. Jadi, ini genomena ketidakpercayaan diri dan fenomena bahwa elektabilitasnya (Jokowi) jeblok," pungkas Fadli.(gir/jpnn)


Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Fadli Zon menduga Jokowi sedang tidak percaya diri karena elektabilitasnya makin jeblok.


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News