Sinyal PDIP Usung Kader Sendiri, Bagaimana Kang Emil?

Sinyal PDIP Usung Kader Sendiri, Bagaimana Kang Emil?
Wali kota Bandung Ridwan Kamil menyapa warga di acara deklarasi menjadi calon Gubernur Jawa Barat tahun 2018 mendatang di lapangan SSB Garuda, Desa Tegalwangi Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon, Kamis (16/3). Ilustrasi by: Deni H/Radar Cirebon

jpnn.com, BANDUNG - Kedekatan Ridwan Kamil dengan PDI Perjuangan bukan jaminan partai banteng moncong putih itu bakal mengusungnya di Pilgub Jabar 2018.

Pasalnya, partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu memberi sinyal akan mengusng kader sendiri.

"Mau itu jadi gubernur atau wakil gubernur, PDI Perjuangan akan memprioritaskan kader. Kami akan mengusung nama dari partai sendiri," tegas Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Jabar, Abdy Yuhana, seperti diberitakan Radar Bandung (Jawa POs Group) hari ini.

Abdy memaparkan, PDI Perjuangan memiliki mesin partai di tingkat provinsi hingga 27 kabupaten/kota di Jabar.

Artinya, seorang calon harus bisa menjalin hubungan dengan jajaran pengurus dan kader partai hingga tingkat bawah untuk bisa memenangkan Pilgub Jabar.

"Kami juga memiliki 5.000 pengurus di tingkat ranting dan ribuan pengurus di anak ranting. Jika gubernur atau wakilnya bukan orang kami, ya sulit memenangkan Pilgub. Lagi pula kami bisa mengusung nama dengan modal 20 kursi di DPRD," tambahnya.

Lebih lanjut, Abdy menegaskan, dalam memilih sosok nama untuk diusulkan sekaligus diputuskan oleh DPP, terlebih dahulu DPD harus melakukan evaluasi saat Pilgub 2008 dan 2013 silam, dimana popularitas tidak selalu menjamin satu kemenangan.

Seperti contoh, Agum Gumelar dan Dede Yusuf, keduanya menelan kekalahan meskipun popularitas mereka tinggi ketimbang calon lain.

Kedekatan Ridwan Kamil dengan PDI Perjuangan bukan jaminan partai banteng moncong putih itu bakal mengusungnya di Pilgub Jabar 2018.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News