Sistem Proporsional Tertutup Paling Tepat untuk Pemilu Serentak
jpnn.com, JAKARTA - Sistem proporsional tertutup dinilai paling tepat dipakai dalam pemilihan umum atau Pemilu serentak.
Penilaian itu disampaikan pengamat politik dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Mada Sukmajati.
Dia menyebut banyak ahli sudah mewanti-wanti kalau sebuah negara menyelenggarakan pemilu serentak, maka pilihlah sistem yang paling sederhana.
"Sistem tertutup ini adalah yang sederhana dari sisi pemilih," kata Mada melalui keterangan tertulis di Yogyakarta, Jumat (6/1).
Mada menyebut sistem proporsional tertutup memiliki lebih banyak kelebihan dibanding proporsional terbuka seperti pemilu sebelumnya
Sistem tertutup pun lebih cocok untuk diterapkan pada penyelenggaraan pemilu legislatif secara serentak.
Namun demikian, pada pemilu legislatif dengan sistem proporsional tertutup perlu diawali dengan pemilu pendahuluan atau proses kandidasi di internal partai politik yang memenuhi prinsip transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi.
Lalu, perlu dilakukan edukasi agar para pemilih mengenal nama-nama yang dicalonkan oleh sebuah partai.
Pengamat politik dari UGM Mada Sukmajati menilai sistem proporsional tertutup paling tepat dipakai dalam Pemilu serentak. Begini kelebihannya.
- Anis Matta Optimistis Partai Gelora Lulus ke Senayan pada Pemilu 2029
- Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
- DPP Partai Hanura Klarifikasi Tuduhan Berafiliasi dengan Pengelolaan Dapur SPPG MBG, Muqowam: Tidak Benar
- Elnusa Leader Sharing Action Hadir di UGM, Dorong Penguatan Kompetensi Generasi Muda
- Pimpin Konsolidasi Perdana PAN Sulut, Sukarno Hatta Binol: Fokus Satukan Kader Menuju Pemilu 2029
- Mengurung Diri di Kamar Gegara Gagal SNPMB - UTBK 2026 Hal Wajar, tetapi Jangan Putus Asa
JPNN.com




