JPNN.com

Siswa SD Gantung Diri, Tinggalkan Pesan Menyayat Hati di Selembar Kertas

Selasa, 08 Oktober 2019 – 17:46 WIB Siswa SD Gantung Diri, Tinggalkan Pesan Menyayat Hati di Selembar Kertas - JPNN.com
Kasat Reskrim Polres Temanggung AKP M. Alfan Armin di Temanggung. foto: ANTARA/Heru Suyitno

jpnn.com, TEMANGGUNG - Kepolisian Resor Temanggung masih menyelidiki kasus HAN (12), siswa SD warga Butuh, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah yang meninggal lantaran gantung diri.

Petugas kini fokus ke tulisan tangan di selembar kertas yang berisi sebuah pesan cukup menyayat hati. Diduga, tulisan tersebut milik HAN.

"Penyelidikan terhadap tulisan tangan korban tersebut untuk mengetahui benar tidaknya tulisan tangan di selembar kertas yang diduga pesan terakhir korban," kata Kasat Reskrim Polres Temanggung AKP M. Alfan Armin di Temanggung, Selasa (8/10).

Korban diduga meninggalkan pesan terakhir berupa tulisan tangan di secarik kertas berbunyi 'yowes nek pancen Bokde ora kenal karo aku tak ngendat alias mati nang buri omah, seko Pinjol (kalau Bude tidak mengenal saya, saya mau bunuh diri dengan cara menggantung di belakang rumah, dari Pinjol)'.

"Intinya penyelidikan belum selesai, masih uji labfor untuk sampel tulisan tangan korban, termasuk dari sekolah untuk minta sampel tulisan tangan korban di sekolah. Nanti diuji benar atau tidak tulisan tangan yang diduga surat pesan terakhir dari korban tersebut yang ditinggalkan di rumah budenya," kata Alfan.

Dari hasil autopsi terhadap korban, kata dia, ditemukan adanya bekas gantung pada leher korban yang mengakibatkan gangguan pertukaran pernapasan menyebabkan mati lemas. "Berdasarkan hasil autopsi dan visum luar tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan," katanya.

Alfan Armin menegaskan bahwa polisi melakukan penyelidikan, pendalaman di sekitar lingkungan, dan uji labfor tulisan diduga pesan terakhir korban.

Dia menyampaikan surat diduga pesan terakhir dari korban tersebut ditemukan di rumah bude korban. Ceritanya pada hari Senin (7/10) budenya bangun mau salat Subuh, di bawah pintu mendapatkan kertas diduga pesan korban.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...