Kamis, 13 Desember 2018 – 04:54 WIB

SMA 16 Bergabung dengan SMA 3

Rabu, 03 Oktober 2018 – 05:51 WIB
SMA 16 Bergabung dengan SMA 3 - JPNN.COM

Siswa SMA. Ilustrasi Foto: dok.JPNN.com

jpnn.com, SAMARINDA - Keputusan Pemkot Samarinda menggabungkan SD 006 dengan SD 007 tidak mendapat dukungan dari DPRD. Legislatif menganggap lokasi tidak layak.

Lantaran gedung milik SMA 16 yang akan ditempati SD 006 dianggap tidak cocok dan ruangnya tidak memenuhi syarat. Akhirnya, pertukaran gedung sekolah antara SMA 16 dan SD 006 urung terlaksana.

Sehingga, pemkot disarankan membangun lima ruangan, agar pemindahan sepadan. Apalagi ruangan untuk perpustakaan dan unit kesehatan sekolah (UKS) tidak tersedia. Dikonfirmasi terkait hal itu, Sekretaris Kota (Sekkot) Samarinda Sugeng Chairuddin tidak menutup mata akan kekurangan tersebut. Dia mengaku sedang berusaha untuk melengkapi apa yang diharapkan orang tua siswa.

“Pemkot tidak mungkin membuat warga sengsara dan bodoh. Kami selalu berupaya meningkatkan kualitas pendidikan,” ujarnya.

Mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Samarinda ini mengaku sudah menyusun rencana untuk melengkapi segala kekurangan setelah proses pemindahan. Sayangnya, orang tua murid tidak memahami.

“Masyarakat hendaknya menahan diri, sekarang yang menjadi korban anak bangsa. Ini kan untuk kepentingan bersama. Bayangkan, perasaan orang tua siswa SMA 16 yang anaknya belajar tidak maksimal. Harusnya memahami sebagai orang lain, jangan memikirkan diri sendiri,” imbuh Sugeng.

Kendati demikian, Sugeng merasa lega. Sebab, Pemprov Kaltim telah memutuskan agar SMA 16 untuk sementara bergabung dengan SMA 3 di Jalan Juanda.

Sugeng menganggap, hal ini akan merugikan warga sekitar, lokasi awal SMA 16. Anak yang tumbuh besar di lingkungan itu akan kehilangan kesempatan belajar di SMA. “Di sana hanya ada SMK 9, SMA 16 sudah dipindahkan. Kan ada aturan mengenai zona wilayah sekolah. Supaya penyebaran merata dan tidak ada istilah sekolah favorit,” terang dia.

SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar