SMA Gunakan Sistem SKS

SMA Gunakan Sistem SKS
SMA Gunakan Sistem SKS

Kedua peminatan sosial yang terdiri dari Geografi, Sejarah, Sosiologi dan Antropoligi, serta Ekonomi. Sedangkan untuk peminatan ketiga yakni peminatan bahasa terdiri dari Bahasa dan Sastra Indonesia, Bahasa dan Sastra Inggris, Bahasa dan Sastra Arab, serta Bahasa dan Sastra Mandarin. Masing-masing mata pelajaran pilihan peminatan akademik untuk tingkat SMA memiliki alokasi 4 jam pelajaran atau total 16 jam pelajaran yang bisa diambil selama seminggu.

Terakhir adalah mata pelajaran pilihan bebas yang bisa dipilih sebagai tambahan skill. Kelompok mata pelajaran ini terdiri dari, Literasi Media (2 jam pelajaran), Bahasa Asing lainnya (2 jam pelajaran), teknologi terapan (2 jam pelajaran), serta pilihan pendalaman minat atau lintas minat (4 jam pelajaran).

Jadi, selama seminggu atau 6 hari sekolah, setiap siswa dituntut untuk melahap 40 jam pelajaran. Jika dirata-rata dalam sehari ada 7 jam pelajaran. Jika Jumat dan Sabtu dianggap hari pendek, maka Senin sampai Kamis bisa 8 jam pelajaran, sisanya hari Jumat dan Sabtu.

Sebagai perbandingan, untuk saat ini mulai hari Senin sampai Kamis 8 jam pelajaran, Jumat 5 jam pelajaran dan Sabtu 7-8 jam pelajaran. Jadi kalau ditotal  mencapai 45-46 jam pelajaran. Setiap peserta didik wajib menempuh 40 jam pelajaran per-minggu, terdiri dari 18 jam pelajaran wajib, 16 jam pelajaran peminatan, dan 6 jam pelajaran pilihan.

Sementara untuk tingkat pendidikan SMP yang semula mempunyai 12 mata pelajaran, pada tahun 2013 hanya akan mempunyai 10 mata pelajaran saja. Sepuluh mata pelajaran tersebut yakni Pendidikan Agama, Pancasila dan Kewarganegaraan, Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, IPS, Bahasa Inggris, Seni Budaya dan Muatan Lokal, Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, dan Prakarya.

Untuk tingkat sekolah SD, konsep penyederhanaan mata pelajaran di SD yang semula dalam KTSP mata pelajarannya ada 11 dalam kurikulum baru 2013 hanya mewajibkan tujuh mata pelajaran saja seperti Pendidikan Agama, Bahasa Indonesia, PPkN, Matematika, Kesenian, Pendidikan Jasmani dan Olahraga Kesehatan, serta pengetahuan umum.

Khusus untuk mata pelajaran IPA dan IPS, akan dilebur menjadi satu pelajaran dengan nama pengetahuan umum yang memiliki muatan yang terintegrasi dengan jenjang SMP dan SMA. Untuk SD akan diterapkan di kelas 1 dan 4 saja. Namun pada tahun depan semua kelas di SD harus menerapkan kurikulum baru. Kelebihan buku kurikulum baru 2013 sendiri, siswa tak perlu beli LKS karena di buku kurikulum baru telah dilengkapi LKS. (gas)

 


SEKUPANG - Pelaksanaan pembelajaran untuk tahun ini tetap menggunakan acuan panduan pembelajaran berdasarkan kurikulum baru 2013. Menurut Kepala


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News